Sukses


KPR Gaeesss! KPR-nya Anak Milenial

Liputan6.com, Jakarta - Tidak mau ketinggalan merebut ceruk pasar para milenial, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. merilis program KPR anyar bernama “KPR Gaeesss!”.

Para milenial dipilih menjadi sasaran utama, karena mereka diprediksi akan mendominasi penduduk Indonesia pada tahun 2020 nanti dan sekaligus menjadi penggerak ekonomi nasional hingga tahun 2030.

Sesuai dengan sasarannya, KPR Gaeess! diracik menyesuaikan kebutuhan dan karakter generasi milenial yang ingin mendapatkan hunian murah, baik rumah tapak dan apartemen secara cepat, mudah dan terjangkau.

(Jangan dulu beli rumah subsidi di pinggiran kota tanpa menyimak ulasan wilayahnya di Area Insider Rumah.com!)

KPR Gaeesss! memberikan kemudahan, dari awal pengajuan aplikasi KPR atau KPA, dan biaya yang terjangkau untuk uang muka, biaya provisi dan administrasi.

“Keunggulan utama adalah Bank BTN memasukkan biaya proses KPR dalam plafon kredit dan nasabah tidak perlu mengendapkan dananya di rekening sementara suku bunga kredit yang kami berikan hanya 8,25% fixed selama 2 tahun,” kata Direktur Bank BTN, Budi Satria, di Jakarta, Rabu (3/10).

Selain itu, uang muka atau DP yang dibutuhkan minimal 1% (khusus untuk debitur KPR rumah pertama), Bank BTN juga memberikan diskon biaya provisi maupun administrasi sebesar 50%. Biaya-biaya proses KPR tersebut akan dimasukkan dalam plafon kredit.

(Kalau mau beli rumah, simulasikan dulu cicilan rumah per bulannnya lewat Kalkulator KPR dari Rumah.com)

2 dari 3 halaman

Bisa Beli Apartemen

Dengan adanya KPR Gaeesss!, seharusnya milenial sudah tidak punya lagi alasan untuk tidak membeli hunian sedini mungkin. Jika belum sanggup membeli rumah, mungkin apartemen bisa jadi solusinya.

Pengembang apartemen seperti PT Permata Sakti Mandiri yang membangun Cimanggis City, menghadirkan berbagai program yang bertujuan memudahkan generasi milenial atau para pekerja muda untuk memiliki hunian.

Kali ini dalam program Eksotiknesia, milenial bisa menikmati gratis biaya KPA bank dan hadiah berupa umroh. Harga apartemennya sendiri berkisar Rp319 juta untuk tipe Studio yang bisa dicicil Rp2,9 jutaan per bulan.

Berdasarkan hitungan Kalkulator KPR dari Rumah.com, besar angsuran tersebut ideal bagi milenial muda yang berpenghasilan Rp7 jutaan. Tertarik?

3 dari 3 halaman

Bisa Cicil Sampai 30 Tahun!

Mau tahu apa saja dokumen yang harus diurus dalam proses pembelian rumah pertama? Simak selengkapnya di Panduan Rumah.com.

Menariknya lagi, KPR Gaeesss memberikan pilihan tenor kredit yang panjang yaitu 20 tahun untuk KPA, dan 30 tahun untuk KPR.

Untuk mendapatkan kemudahan tersebut, Budi menjelaskan para generasi Y atau milenial yang berminat membeli rumah impiannya hanya disyaratkan sebagai berikut

  • Masih berusia diantara 21 hingga 30 tahun
  • Memiliki pendapatan/gaji tetap dan minimal sudah bekerja 1 tahun di perusahaan yang sama
  • Mendaftarkan aplikasi KPR Gaeesss di www.btnproperti.co.id

Lewat portal tersebut, Budi menjanjikan para calon debitur dapat seketika mendapatkan persetujuan izin prinsip KPR Gaess.

“Kami menargetkan KPR Gaeesss bisa membukukan kredit baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga Desember 2018, atau sekitar Rp 500 miliar per bulan,” kata Budi.

Menurut Budi, potensi pasar terbesar untuk pemasaran program KPR Gaeesss adalah di kota-kota besar di Indonesia. Alasannya, di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan dan Makassar dihuni oleh masyarakat urban yang didominasi oleh generasi milenial.

(Sebelum beli rumah baru, pastikan Anda sudah menyimak ulasan lengkapnya di Review Properti dari Rumah.com)

Berdasarkan prediksi BPS, pada tahun 2020, 56,7% penduduk Kota akan mendominasi sekitar 56,7% dari jumlah penduduk total yang diperkirakan menembus sekitar 273 juta jiwa.

Bonus demografi dari meningkatnya jumlah penduduk usia produktif khususnya kelas menengah menarik semua sektor bisnis, termasuk properti dan perbankan.

“Peningkatan jumlah penduduk hingga saat ini belum diimbangi dengan pertumbuhan kepemilikan rumah, seperti di Jakarta dengan laju pertumbuhan rumah tangga sebesar 2.31% sementara pertumbuhan kepemilikan rumah sebesar 2,82%, padahal backlog tahun 2016 saja masih sebesar 1,37 juta unit,” tutup Budi.

(Cek Rumah.com Property Index untuk mencari tahu tren kenaikan harga rumah per kuartal di berbagai lokasi favorit)

 


REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
BTN Raup Rp 8,7 Triliun di Indonesia Property Expo 2018
Artikel Selanjutnya
BTN Siap Gandeng Universitas Pasarkan KPR Mikro Skema Baru