Sukses


Mau Punya Rumah di Jakarta dengan Budget Minim?

Liputan6.com, Jakarta – Pergerakan pasar properti di koridor timur Jakarta terus menunjukkan potensi menjanjikan. Hal ini tak lepas dari infrastruktur yang terus dikembangkan Pemerintah. Sebut saja Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang mangkrak puluhan tahun lamanya kini siap berfungsi.

Kawasan ini pun dipastikan akan dilintasi jalur Light Rail Transit (LRT), yang menghubungkan Jakarta dengan kawasan penyangga Ibukota seperti Bekasi dan Bogor. Hal ini, tentu saja semakin membangkitkan dinamika properti di kawasan tersebut.

Banyaknya pembangunan infrastruktur sukses membuat pangsa pasar properti Jakarta Timur tumbuh subur. 

Menurut Rumah.com Property Index, median harga properti di sini berjalan dinamis, meski pada Q2 2018 (q-o-q) mengalami penurunan sebesar 2,1%, di kuartal sebelumnya sempat naik tipis mencapai 0,4% (q-o-q).

Marine Novita, Country Manager Rumah.com mengungkapkan, “Kebanyakan pencari hunian tampaknya sudah menyerah mencari properti di Jakarta Selatan dan Pusat, karena harga yang sudah sangat tinggi. Harapan lebih besar terdapat di Jakarta Timur, di sekitar Cibubur, Cipayung, Ciracas, dan sekitarnya.”

“Khusus Jakarta Timur, kawasan ini bakal semakin diminati karena harganya masih lebih terjangkau. Minat konsumen juga akan didorong oleh pembangunan jalan tol dan Light Rail Transit (LRT), yang aka membuat warga di sana lebih mudah menjangkau pusat Ibukota. Jika melihat fitur Project Review Rumah.com, masih ada hunian jenis rumah dengan harga Rp500 jutaan dan apartemen dengan harga mulai Rp300 jutaan di Jakarta Timur.

(Ikuti event DealJuara, Pameran Properti Online Terbesar di Indonesia yang digelar Rumah.com mulai 20 Juli sampai 30 September 2018, dengan beragam penawaran menarik mulai dari DP 0%, cash back, gratis biaya KPR, hingga diskon Rp135 juta!)

Selain pembangunan infrastruktur, faktor lain yang membuat Jakarta Timur semakin terlihat menarik adalah keberanian sejumlah pengembang untuk membangun proyek-proyek besar.

Pengembang kini tak semata mencari peruntungan lewat pembangunan kawasan hunian, namun lebih besar lagi, kawasan terpadu yang memadukan hunian, bisnis, dan komersial. Salah satu contohnya proyek Sakura Garden City besutan PT. Sayana Integra Properti.

Mengenai harga, Edward M. Sinanta selaku Chief Marketing Officer PT. Sayana Integra Properti kepada Rumah.com mengatakan, "Apartemen yang kami bangun dibanderol dengan harga Rp20 juta per m2. Terkecil ada tipe studio seluas 30m2, yang artinya harga apartemennya mulai Rp600 juta."

"Target pasar kami adalah kaum milenial dengan rentang usia di atas 25 tahun yang sudah berpenghasilan Rp10 juta - Rp12 juta per bulan. Akan tetapi saat ini pembeli yang datang ke kami masih lebih banyak investor, dengan cara bayar cash bertahap," tukasnya.

Simak juga: Milenial, Jangan Tunda Lagi Rencana Beli Rumah!

Terkait pemilihan lokasi proyek di Jakarta Timur, pihaknya meyakini kawasan tersebut memiliki ceruk pasar yang masih terbuka lebar.

“Area timur sebagai sunrise property sangat potensial karena terletak di antara CBD TB Simatupang dan area industri di koridor Jalan Raya Bogor, Bekasi, dan Cikarang,” jelas Mr. Nobuya Ichiki, President Direktur PT. Sayana Integra Properti.

Pihaknya mengaku percaya diri bisa menggaet konsumen yang membutuhkan hunian di Jakarta, apalagi mengingat angka backlog hunian yang masih cukup besar.

Jika Anda merupakan pembeli hunian pertama dan masih ragu dengan rumah tinggal incaran Anda, tanyakan apa saja informasi yang dibutuhkan melalui Tanya Agen.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah


Loading
Artikel Selanjutnya
KPR Syariah Diminati Generasi Milenial
Artikel Selanjutnya
Milenial Jogja Bisa Nongkrong ala Eksekutif Tanpa Kuras Kantong di Tempat Ini