Sukses


Investasi Lahan Kavling Masih Menjanjikan

Liputan6.com, Jakarta Koridor Transyogi - Cibubur terus menggeliat seiring masifnya pembangunan infrastruktur yang mempermudah akses kawasan dengan Jakarta.

Setidaknya saat ini tengah dibangun proyek JORR 2 (Jakarta Outer Ring Road rute Cimanggis-Cibitung), LRT (Light Rail Transit), dan Jabodetabek Residence (JR) Connexion, yang diyakini akan membuka akses tanpa batas bagi transportasi dan mobilitas warga yang bermukim di sepanjang jalur tersebut.

Hendry Nurhalim selaku Chief Executive Officer (CEO) Harvest City mengatakan, harga lahan di kawasan Transyogi - Cibubur dipastikan terkerek naik karena dipicu pembangunan infrastruktur yang beberapa di antaranya rampung dalam waktu dekat.

“Kami ingat saat pertama kali jual lahan perumahan itu hanya Rp500 ribu per m2 pada 2009. Sekarang, harga lahan kosong saja sudah Rp3 jutaan. Kalau infrastruktur yang dibangun pemerintah bersama investor swasta itu selesai dibangun, saya yakin dalam dua tahun mendatang harga lahan di kawasan ini akan naik lebih kencang lagi,” tuturnya.

Simak juga: Yang Perlu Diperhatikan Saat Bikin Sertifikat Tanah

Ia menambahkan, untuk harga lahan Rp3 jutaan per m2 saat ini masih tergolong murah bila dibandingkan dengan harga lahan di kawasan elit sekitarnya yang sudah mencapai Rp8 juta/m2 hingga Rp15 juta/m2.

“Artinya ada peluang capital gain yang cukup besar di sana dalam jangka waktu dua tahun ke depan,” ungkap Hendry.

1 dari 2 halaman

Masyarakat Berburu Kavling

Manfaatkan jasa agen properti profesional dari Rumah.com yang dapat membantu transaksi pembelian properti Anda, mulai dari rumah tapak, apartemen, hingga tanah kavling!

Saat ini, Manajemen Harvest City sendiri sedang menawarkan kavling hunian siap bangun sebanyak 20 unit dengan ukuran 120m2 hingga 200m2.

“Tahap pertama untuk menarik investor perorangan itu adalah dengan menyediakan kavling siap bangun di empat klaster. Ada sekitar 20 kavling yang kami sediakan,” kata Leonard Suprijatna, Marketing Manager Harvest City.

Menurut Leonard, mengingat harga yang masih tergolong murah (Rp3 juta per m2) maka prospek untuk meraup capital gain juga sangat tinggi, bisa dua atau tiga kali lipat. Baca juga: Tips Investasi Properti Di Kawasan Sekitar Kota Mandiri

“Cukup dibiarkan saja lahannya selama beberapa tahun, harga pasti naik. Ini momen yang tepat menjelang semua proyek infrastruktur beroperasi dalam dua tahun lagi. Artinya, di 2020 harga lahan akan naik tajam,” katanya.

Dalam perhitungan, minimal potensi capital gain yang akan diraih buyer adalah penyesuaian harga ke tingkat harga pasaran di sekitar kawasan tersebut. Diketahui, harga pasaran terkini berada di kisaran Rp8 juta per m2.

“Di samping pembangunan infrastuktur kawasan oleh pemerintah dan perusahaan infrastruktur, kami juga giat membangun fasilitas dalam perumahan. Ini jelas akan menaikan harga lahan dalam kawasan kami secara cepat,” ujarnya.

Kunjungi Review Properti dari Rumah.com yang disajikan secara obyektif dan transparan sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah


REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Rumah di Bogor Pas untuk Milenial Gaji Rp7 Juta
Artikel Selanjutnya
Dua Tahun, Apartemen di Ciputat Naik Rp100 Juta