Sukses


Mau Beli Apartemen? Jangan Tunda Lagi!

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah pengamat meyakini tahun ini merupakan timing yang tepat untuk konsumen membeli properti. Pandangan itu diperkuat dengan tingkat kepercayaan property seeker (pencari properti) terhadap pasar yang tengah memasuki tahap pemulihan.

Terungkap dalam survei yang dirilis Rumah.com, sebanyak 63% responden di Indonesia memiliki rencana membeli hunian dalam kurun waktu enam bulan ke depan, di mana 60% diantaranya berminat membeli apartemen. Persentase ini mengalami kenaikan mencapai tiga kali lipat jika dibandingkan survei dua tahun sebelumnya.

Berdasarkan status pernikahan, 40% masyarakat yang tertarik membeli apartemen berasal dari pencari hunian yang masih lajang. Sedangkan 20%-nya sudah menikah, baik sudah memiliki anak maupun belum.

“Pertumbuhan harga yang mulai stabil melatarbelakangi sejumlah masyarakat khususnya end user untuk beralih membeli apartemen. Apalagi konsumen sekarang sudah lebih paham, bahwa kenaikan harga apartemen di lokasi bagus bisa mencapai 15% – 20% per tahun,” kata Faizal Abdullah, Executive Director PT Alam Makmur Property selaku pengembang apartemen Cluny Residence.

(Mau apartemen tanpa DP dan bisa cicil langsung ke pengembang? Cari pilihannya mulai harga Rp300 juta di Perumahan Baru!)

“Lebih dari itu, tahun ini ada banyak pengembang yang meluncurkan proyek apartemen baru. Ini tentu jadi peluang bagi konsumen, sebab sangat mungkin mendapat harga perdana yang masuk dalam bujet mereka,” ia menambahkan.

Keuntungan membeli apartemen saat baru launching, menurut Faizal, ibarat mendapat diskon nyaris 10% - 15% dibandingkan membeli apartemen ketika sudah topping off.

Keuntungan lain, konsumen bisa langsung memilih unit dan letak sesuai keinginan. Ini penting terutama bagi mereka yang percaya perhitungan feng shui. Satu lagi, tak sedikit pengembang yang memberi penawaran menarik seperti cicilan uang muka.

“Program cicilan DP seolah sudah menjadi syarat utama ketika konsumen membeli apartemen. Hal ini juga yang Cluny Residence tawarkan kepada masyarakat luas, dengan skema DP yang bisa diangsur selama 12 bulan untuk konsumen yang membeli melalui Kredit Pemilikan Apartemen (KPA),” ujarnya.

(Bila tertarik memiliki apartemen seharga Rp500 juta, segera hitung berapa besar cicilan yang harus dibayar dan kemampuan finansial Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan)

Strategi yang dilakukan pihak Cluny Residence, menurut Head of Advisory Jones Lang LaSalle (JLL), Vivin Harsanto, termasuk dalam bentuk positioning terkait pemasaran apartemen masa kini.

“Menyesuaikan tren market, pengembang pun lebih fokus pada penyediaan unit tipe kecil, harga yang affordable, dan kemudahan cara bayar untuk konsumen,” ungkap Vivin. Di satu sisi, katanya, taktik yang diusung pengembang justru sangat menguntungkan pembeli.

Sementara itu JLL mencatat pasar kondominium pada kuart al pertama tahun ini mengalami peningkatan, melanjutkan tren yang telah terbentuk sejak Q4 2017. Aktivitas penjualan berlangsung cukup stabil dengan tingkat penjualan rara-rata di angka 64%.

“Sama seperti tahun lalu, tahun ini juga jadi waktu yang tepat untuk membeli apartemen, karena daya serap pasar masih belum maksimal,” ia melanjutkan.

Pertumbuhan minat masyarakat terhadap apartemen sebagai substitusi dari sebuah opsi hunian, telah menimbulkan adanya shifting generation. “Artinya, dari kecenderungan ingin tinggal di rumah tapak, sekarang bergeser ke hunian vertikal,” tukasnya.

Ingat! sebelum mengajukan kredit pemilikan apartemen, temukan dulu pilihan yang ideal dengan harga mulai harga Rp300 jutaan di sini. Dan jika Anda merupakan pembeli apartemen pertama, tanyakan apa saja informasi yang dibutuhkan melalui Tanya Agen.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah


Loading
Artikel Selanjutnya
Banjir Jakarta Awal Tahun Tekan Harga Properti?
Artikel Selanjutnya
UMK Naik di 2020, Mampukah Buruh Beli Rumah?