Sukses

BERITA TERKINIPARA MENTERI JOKOWI-MA'RUF DI KABINET INDONESIA MAJU

Rumah Pertama, Pilih Gaya Modern atau Minimalis?

Liputan6.com, Jakarta Minimalis dan modern adalah gaya arsitektur hunian yang banyak dicari pembeli rumah. Kedua gaya ini kerap disandingkan, meski kenyataannya punya definisi dan ciri khas yang berbeda.

Berikut sejarah kemunculan dan sifat dari kedua gaya arsitektur tersebut agar tidak salah pengertian.

  • Gaya Modern

Dilansir dari situs komunitas arsitek di Indonesia, arsitektur modern muncul karena adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang membuat manusia cenderung memilih sesuatu yang ekonomis, mudah, dan bagus. Hal itu ditandai dengan pertengah abad ke-20.

Karakteristik yang dimiliki arsitektur modern ini pada dasarnya menolak gaya lama (arsitektur tradisional) dan menyederhanakan bangunan sehingga format detail menjadi tidak perlu.

(Mau tahu apa saja dokumen yang harus diurus dalam proses pembelian rumah pertama? Simak selengkapnya di Panduan Rumah.com)

Pada bangunan arsitektur modern lebih fokus pada konsep bentuk, ruang, fungsi, dan konstruksi. Konsep bentuk ditunjukkan dengan bentuk-bentuk geometri yang ditandai dengan penggunaan konstruksi beton bertulang, baja dan bahan-bahan bangunan yang ringan.

Konsep ruang pada arsitektur modern identik dengan bersifat kubisme. Selain itu, konsep ruang haruslah bersifat efisien dan fleksibel.

Kombinasi bentuk, ruang, dan konstruksi itulah yang pada akhirnya mewujudkan fungsi rumah untuk manusia masa kini. Dimana fungsi rumah dianalogikan sebagai mesin untuk tempat tinggal yang murah, mudah digunakan dan mudah dalah hal perawatan.

(Sebelum beli rumah baru, pastikan Anda sudah menyimak ulasan lengkapnya di Review Properti dari Rumah.com)

  • Gaya Minimalis

Gaya arsitektur minimalis mulai dikenal pada 1920 silam. Pada awalnya, gaya ini muncul sebagai salah satu bentuk protes terhadap beberapa aliran arsitektur terdahulu yang dianggap boros dari sisi biaya, penggunaan material, waktu pengerjaan, penggunaan ruang, maupun perawatan.

Untuk itu, konsep minimalis mengutamakan fungsi penggunaan bahan bangunan dan aksesori secara lebih maksimal, serta menghindari pemakaian ornamen secara berlebihan—dikenal dengan istilah “ornament is a crime”.

Bentuk ruang yang dianggap paling fungsional dan efisien untuk aktivitas adalah kotak atau persegi panjang yang menghasilkan ekspresi fasad bangunan berbentuk kubisme (box).

(Kalau mau beli rumah, simulasikan dulu cicilan rumah per bulannnya lewat Kalkulator KPR dari Rumah.com)

Bangunan juga ditampilkan dengan sederhana sesuai fungsi dan penggunaan material diekspos apa adanya. Para penganut gaya minimalis percaya bahwa keindahan sebuah bangunan akan lahir sendiri dari kesederhanaannya atau “less is more”.

Berikut ciri gaya minimalis pada interior rumah:

  1. Seluruh ruang di dalam rumah lebih terbuka dan minim penyekat atau pembatas.
  2. Menonjolkan kesan simpel dan apa adanya namun tetap menarik.
  3. Pola ruangan hanya berbentuk kotak atau persegi.
  4. Pada ceiling, konsepnya hanya dibiarkan polos tanpa ada drop ceiling.
  5. Penggunaan ruang lebih optimal tanpa adanya sekat
  6. Ornamen interior seperti cornice (frame jendela) dan ukiran tidak diterapkan.
  7. Untuk dekorasi, penempatan furnitur terlihat lebih tegas, polos, dan tidak ada ukiran/ pahatan.

(Simak Review Properti dari Rumah.com yang disajikan secara obyektif dan transparan, sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya)

2 dari 2 halaman

Mau Belajar Tentang Arsitektur?

Selain modern dan minimalis, masih ada sekian banyak gaya arsitektur lain yang bisa dipelajari. Melaui acara jumpthegap® persembahan dari Roca, para pakar arsitek dan desainer terkemuka dunia saling berbagi ilmu dan pengetahuan.

Mulai dari Nuria Ayala (Spanyol), arsitek dan Project Manager OAB Office of Architecture di Barcelona, Ary Indra arsitek dari Aboday studio serta Agatha Carolina, hingga arsitek dan desainer asal Indonesia. 

Tujuan dari acara ini tak lain adalah untuk menyebarluaskan ilmu yang relevan mengenai arsitektur dan desain di seluruh dunia. Sehingga, sesi diskusi tentang pandangan terhadap kondisi saat ini dan tren di masa depan dalam desain dan arsitektur serta the paper of sustainability, menjadi agenda yang paling menarik dan dinantikan.

Roca sendiri merupakan perusahaan rujukan dalam solusi saniter, yang selalu menjadi penggerak inovasi dan desain melalui produk-produknya.

Dalam pertumbuhannya, merek ini memiliki tujuan untuk menciptakan tren dan memberikan solusi unik dan inovatif bagi kebutuhan kamar mandi.

(Cek Rumah.com Property Index untuk mencari tahu tren kenaikan harga rumah per kuartal di berbagai lokasi favorit)

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah


Loading
Artikel Selanjutnya
Industri Properti Melambat, Relaksasi Kebijakan BI Jadi Obat Mujarab
Artikel Selanjutnya
IIPEX 2019 di Jakarta Hadirkan Rumah Murah Sampai Rumah Mewah