Sukses


8 Kebiasaan Buruk Perusak Kasur

Liputan6.com, Jakarta Kasur atau matras adalah salah satu furnitur rumah yang harganya terbilang cukup tinggi. Investasi kasur yang berkualitas tidak hanya bertujuan agar waktu istirahat Anda lebih berkualitas namun juga bisa menjaga postur tubuh dan kesehatan tulang belakang Anda.

(Baca juga: Lima Alasan Wajib Mengganti Kasur)

Nah, demi menjaga matras Anda yang harganya cukup mahal itu agar berusia panjang, maka penting sekali merawat benda ini dengan baik. Namun sayangnya, banyak orang yang tidak sadar melakukan kebiasaan buruk yang ternyata bisa merusak kasur. Seperti yang dirangkum dari Rumah.com, simak beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari berikut ini.

Memutar Balik Kasur

Nampaknya Anda harus mulai menghentikan kebiasaan memutar balik kasur yang bertujuan membuat permukaan tetap rata dan seimbang. Seiring berjalannya waktu, matras dengan per ganda sudah jarang diproduksi. Jika ingin membuat permukaan tetap seimbang, cukup digeser 180 derajat setidaknya setiap bulan sekali.

Tidak Menggunakan Lapisan Matras

Jika Anda tidak melapisi matras dengan lapisan pelindung, maka matras akan lebih cepat rusak karena debu, lembab dan lain sebagainya. Jadi, sangat penting membeli lapisan matras karena belakangan ini sejumlah produsen menciptakan lapisan yang lebih nyaman dan empuk dari sebelumnya.

Cuci lapisan matras setidaknya dua atau tiga kali dalam setahun agar tetap bersih dan segar.

Melompat dan Berdiri di Atas Kasur

Tentu kita tahu bahwa kasur tidak didesain untuk diinjak berulang kali karena tekanan yang tinggi bisa merusak per di dalam spring bed. Namun anak-anak kerap kali berlompatan di atas ranjang kasur layaknya bermain di atas trampolin. Bahkan bisa jadi Anda sendiri mungkin pernah beberapa kali berdiri di atasnya ketika hendak memajang hiasan di dinding.

Menggunakan Seprai Gantung

Ujung kain seprai yang menggantung dan menutupi hingga kaki ranjang memberi kesan feminin pada kamar tidur. Namun di balik itu, kain menggantung mengundang debu, rambut hewan peliharaan dan hama dengan mudah juga merambat ke atas kasur.

Membiarkan Hewan Peliharaan Tidur di Bawah Ranjang

Meski terkesan hangat dan nyaman, namun membiarkan hewan peliharaan tidur di bawah matras berarti membiarkan bulu hewan menempel di bawah matras dan menimbulkan bau tak sedap. Selain itu, kuku tajam dari kucing atau anjing bisa saja merusak kain tipis pelindung matras.

Malas Membersihkan Matras

Seperti furnitur lainnya di dalam rumah, matras juga membutuhkan pembersihan secara rutin setidaknya dua kali setiap tahun. Bersihkan dengan bantuan penyedot debu mulai dari bagian atas, samping dan khususnya di sela-sela jahitan yang sering menjadi tempat bersembunyi kutu busuk.

Bila perlu, taburkan sedikit baking soda ke permukaan matras sebelum proses penyedotan untuk menghilangkan bau tak sedap.

Tidak Dijemur

Selain dengan peyedot debu, cara efektif membersihkan matras dari bau dan kelembapan jamur adalah dengan menjemurnya di bawah udara segar dan sinar matahari.

Membiarkan Noda Mengering

Ada banyak kejadian tak terduga yang membuat matras Anda terkena noda: mulai dari ompol si kecil sampai dengan minuman yang tak sengaja tumpah. Apa pun itu, cairan tidak bisa meresap dengan baik di dalam matras Anda. Untuk itu, jika ada cairan yang tumpah, segera ganti seprai dan gunakan kain handuk untuk meresap sebanyak mungkin cairan tersebut.

Jika perlu, gunakan cairan pembersih untuk menghilangkan noda dan bau tak sedap. Kemudian keringkan dengan kipas, pengering rambut, atau dijemur di bawah sinar matahari.

Mau istirahat yang berkualitas? Selain pemilihan kasur atau matras yang tepat, penataan ruang, desain, dan lokasi hunian juga turut berperan. Dan hunian yang nyaman dengan harga mulai dari Rp1 miliar ini mungkin bisa Anda pertimbangkan sebagai pilihan tempat tinggal.

 

Isnaini Khoirunisa


REVIEW PROPERTY

Lihat Semua