Sukses

Prabowo Tuding Pemilu Curang, Erick Thohir: Tidak Ada Intervensi

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir menanggapi capres 02 Prabowo Subianto yang mengaku menang di exit poll timsesnya. Kata Erick, pemilu berjalan tanpa intervensi.

"Saya rasa tadi sudah dijawab oleh Pak Jokowi, bahwa kita sudah melaksanakan pemilu yang jurdil, transparan, tidak ada intervensi apa-apa," ujarnya di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Soal tudingan Prabowo pemilu ada kecurangan, Erick mengatakan itu menjadi urusan KPU dan Bawaslu. Dia meminta hargai profesionalisme KPU.

"Selama ini saya rasa kita tidak pernah mengancam ancam KPU, kita mendukung profesionalisme, karena tadi, pemilu hanya 5 tahun sekali," ucapnya.

Soal ancaman people power, Erick Thohir menolak berkomentar. Menurutnya hal itu harusnya ditanyakan kepada Gerindra.

"Mungkin ditanyakan pada pihak Gerindra," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Tudingan Prabowo

Diberitakan, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menolak hasil Quick Count Pilpres 2019 sejumlah lembaga survei yang mengunggulkan lawannya, Jokowi- Ma'ruf Amin. Prabowo mengklaim unggul berdasarkan hasil exit poll dan quick count yang dilakukan internal.

Dalam jumpa pers di halaman rumah di Kertanegara IV, Jakarta, Rabu (17/4), Prabowo menyebut sejumlah peristiwa mengganggu jalannya pemilu hari ini.

"Banyak surat suara yang tidak sampai, TPS baru buka jam 11, pendukung kita tidak dapat undangan dan sebagainya," kata Prabowo.

Prabowo juga menyebut banyak surat suara yang sudah tercoblos 01. "Tapi walaupun demikian, hasil exit poll kita di 5.000 TPS, kita menang. Dan berdasarkan hasil quick count 52,2 persen," ujarnya.

"Mohon semua relawan mengawal kemenangan kita di semua TPS dan kecamatan," imbuhnya.

Reporter: Ahda Bayhaqi

 

Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

Loading
Artikel Selanjutnya
Petugas Keamanan Pemilu di Sulsel Terancam Migrain
Artikel Selanjutnya
Prabowo Sebut Unggul di Situs Resmi, KPU: 1 Persen Saja Belum