Sukses

Direktur Para Syndicate Sebut Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Cenderung Naik

Liputan6.com, Jakarta - Direktur eksekutif Para Syndicate, Ari Nurcahyo menelaah elektabilitas antara capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dan nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Hasilnya, kata dia, elektabilitas dua pasangan calon itu relatif naik.

Ari menjelaskan, kesimpulan tersebut ia ambil dengan cara melihat hasil 23 lembaga survei yang bisa dipercaya. Diantaranya ada Indo Barometer, LSI Denny JA, Voxpol, CSIS hingga Litbang Kompas.

Setelah melihat deretan hasil survei tersebut, Ari membuat grafik kemudian menarik garis lurus mengunakan cara regresi linier.

"Periode Januari sampai April cenderung naik memang. Undecided voters turun. Namun, kenaikan 01-02 relatif sama," kata Ari di Kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019.

Tren kenaikan ini, kata Ari juga sesuai dengan penurunan undecided voter. Selisih elektabilitas kedua pasangan calon juga cukup konsisten.

"Tren kenaikan dua paslon sama dengan tren penurunan undecided voter," ungkapnya.

 

2 dari 3 halaman

Jokowi-Ma'ruf Tetap Unggul

Ari juga memprediksi Jokowi-Ma'ruf akan tetap unggul saat Pemilu 17 April mendatang. Namun, lanjutnya, itu hanya akan terjadi jika tidak ada hal yang membuat blunder ataupun kejadian yang luar biasa.

"Secara umum dari semua dinamika elektabilitas sampai dengan hari ini 01 konsisten unggul kalau enggak ada blunder, hal luar biasa 17 April jika 23 hasil survei ini konsistensi 01 akan tetap unggul," ucapnya.

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Jokowi Beri Sepeda ke Driver GoJek yang Antar Sate Pesanannya ke Istana
Artikel Selanjutnya
Biaya Mahal, Prabowo Janji Rancang Kembali Sistem Politik di Indonesia