Sukses

Tidak Pernah Golput, Warga Jember Bernama Tuhan Ini Pilih Capres 01 Atau 02

Liputan6.com, Surabaya - Heboh enam Tuhan masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) tahun 2019, menjadi perbincangan hangat publik di Jember, Jawa Timur pada tahun 2019 ini. Sebab, nama Tuhan terdengar aneh, untuk nama seseorang. Tak jarang nama Tuhan membuat orang salah persepsi, karena ada yang mengira bukan nama orang.

Tidak hanya itu, salah seorang advokat Jember, Anasrul Chaniago dibuat penasaran mendengar ada enam nama Tuhan yang akan ikut dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April 2019 mendatang.

"Kira-kira enam Tuhan ini, memilih siapa ya," tanya pria yang biasa dipanggil Anas ini, penasaran sambil tertawa terbahak-bahak, Rabu (27/2/2019).

Anas juga menyatakan keinginannya bertemu dan menanyakan kepada enam Tuhan, calon presiden yang mana yang pilihannya. "Kira-kira keenam Tuhan itu, memilih calon presiden yang mana ya, apa nomor 01 atau 02," katanya sambil menahan tawanya.

Saat didatangi ke rumah salah satu Tuhan, yang beralamat di Jalan Manyar Lingkungan Krajan RT 01, RW 06 Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Tuhan masih belum datang, karena masih mencari rumput. Setelah beberapa lama ditunggu, barulah Tuhan datang sambil membawa rumput di atas kepala. Setelah berbincang-bincang, Tuhan menunjukkan KTPnya. Hal ini untuk memastikan, bahwa dia benar bernama Tuhan.

Dalam KTP tersebut, tertulis identitas, Nama: Tuhan, dengan Tempat dan tanggal lahir, Jember, 26 September 1960. Beragama Islam dan sudah menikah serta bekerja sebagai buruh harian lepas. KTP Tuhan ini pun berlaku seumur hidup.

"Nama saya Tuhan pak. Nama itu, sudah sejak lahir, pemberian orang tuanya," tutur Tuhan di rumahnya.

Tuhan mengaku sudah beberapa kali menyalurkan hak suaranya pada setiap pemilu. Bahkan 17 April mendatang dia kembali akan mencoblos calon presiden dan calon legislatif dan DPD. Tuhan mengaku sangat senang dengan nama itu, dan tidak punya niat untuk mengubah namanya.

Sedangkan, bagi anak Tuhan, Romlah mengaku tidak ada yang aneh dengan nama bapaknya. Sebab, sehari-hari sudah terbiasa sejak kecil. Nama bapaknya, mendadak terkenal, dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Jember, tahun 2015 lalu.

"Bagi saya biasa saja, namun saya merasa ada yang unik dengan nama bapak. Kami tiga bersaudara, sudah terbiasa dengan nama itu," ujar Romlah.

 

2 dari 3 halaman

Rajin Gunakan Hak Pilih

Sementara salah seorang anggota PPS Kelurahan Slawu Kecamatan Patrang, Ita Anggraeni menjelaskan bahwa Tuhan ini, selalu menyalurkan hak suaranya, tidak pernah Golput. Meski yang bersangkutan bernama Tuhan, posisi sama dengan sekitar 5000 warga lain yang terdaftar dalam DPT.

"Kami hanya sedikit mengalami kesulitan menyampaikan sosialisasi kepada Tuhan, karena Tuhan tidak bisa baca tulis serta mengalami gangguan pendengaran," ucap Ita.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Ma'ruf Amin: NU Bukan Lemah, Tapi Santun
Artikel Selanjutnya
Didukung Ribuan Purnawirawan TNI/Polri DIY, Prabowo: Saya Semakin Dapat Kekuatan