Sukses

Sandiaga Berterima Kasih kepada Pria yang Nyatakan Dukungannya di Ruang PBB

Liputan6.com, Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno berterima kasih kepada seorang pria yang mendeklarasikan dukungannya lewat video di ruang sidang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Prabowo-Sandi.

"Sama seperti yang lain-lain bahwa mengutarakan dukungan sangat terbuka bagi siapapun dan siapapun yang memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi kami mengucapkan terima kasih sekali," kata Sandiaga di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tak berkomentar jauh apakah video di ruangan PBB tersebut etis atau tidak. Sandiaga hanya bersyukur mendapat dukungan.

"Venuenya ada di mana apakah sesuai dengan etika atau tidak tentunya itu nanti bisa dikaji melalui forum-forum lain, tapi kalau ada dukungan bagi kami tentunya kami bersyukur," ucap Sandi.

Sandiaga berharap pria tersebut tak langsung diberikan sanksi karena sikapnya tersebut. "Buat saya itu ada mekanismenya sendiri dan tentunya kita janganlah seseorang dihukum karena pilihan politiknya," imbuh Sandiaga Uno.

 

2 dari 3 halaman

Video Viral

Sebelumnya, video seorang pria di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) viral di media sosial. Dalam video itu dia menyatakan dukungannya kepada pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam video terlihat dia membawa kertas bergambar Prabowo dan Sandiaga. Berpakaian rapi jas dan dasi, dia terlihat berada dalam ruangan Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat.

"Dari markas besar Persatuan Bangsa Bangsa, United Nations Headquarters, saya ingin menyatakan dukungan saya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024," katanya.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Petinggi TKN Jokowi-Ma'ruf Kumpul, Moeldoko: Kita Perang Total
Artikel Selanjutnya
Sandiaga Disebut Anak Mami, Erick Thohir: Itu Memang Realitas