Sukses

HEADLINE HARI INI:PERPISAHAN WAPRES, MENGENANG EKSISTENSI JK DI PANGGUNG POLITIK NASIONAL

Jokowi: Mereka Pikir Saya Takut?

Liputan6.com, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi gerah dengan fitnah dan kabar hoaks yang terus menyerang dirinya. Jokowi mengaku sudah cukup sabar tidak menanggapi tudingan miring dan fitnah yang dialamatkan kepada dirinya.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara deklarasi Alumni SMA Jakarta Bersatu, di Istora Senayan, Jakarta.

"Mereka pikir saya penakut? Mereka pikir saya tidak berani? Saya memang tidak pengen banget bicara saya hanya ingin kerja, kerja, kerja. Kadang-kadang kesabaran saya juga habis. Tapi empat tahun saya sabar, sabar, sabar," kata Jokowi, Minggu (10/2/2019).

Jokowi memastikan dirinya siap mempertaruhkankan jabatan serta reputasinya untuk kemajuan bangsa Indonesia. 

"Bapak ibu sekalian saya akan pertaruhkan seluruh jabatan dan reputasi saya untuk kebaikan negara ini bangsa ini dan rakyat kita. Saya tidak memiliki beban masa lalu," ucap Jokowi.

Jokowi pun memberikan contoh fitnah yang pernah dialamatkan kepada dirinya. Satu di antaranya yaitu tuduhan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya pro terhadap negara asing.

"Waktu itu dibilang antek asing. Saya diam, tapi saat ini saatnya saya berbicara. Jangan orang memiliki anggapan. Jangan orang memiliki anggapan mentang-mentang Jokowi kurus penakut," ungkapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengungkap beberapa bukti bahwa ia tidak antek asing. Di antaranya adalah pengambilan beberapa aset negara yang telah dikelola asing mulai dari Blok Rokan hingga Freeport.

"2018 blok minyak paling besar Rokan dikelola lebih dari 90 tahun Chevron as sudah dimenangkan Pertamina 100 persen. Itu dibilang antek asing, antek asing. Saya empat tahun diem saya enggak banyak bicara," ujarnya.

 

2 dari 2 halaman

Deklarasi Alumni SMA

Sebelumnya, sejumlah alumni dari SMA yang ada di Jakarta dan menamakan diri Alumni SMA Jakarta Bersatu mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Minggu petang.

Mereka yang hadir pada acara di Istora Senayan, Jakarta itu antara lain berasal dari SMA 1, SMA 70, SMA 4, SMA 8, dan SMA Tarakanita. Deklarasi Alumni SMA Jakarta Bersatu pun diucapkan seluruh peserta di hadapan Jokowi.

"Kami Alumni SMA Jakarta Bersatu menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan Bapak Joko Widodo dan Kiai Haji Ma'ruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024," kata salah satu alumni yang membacakan deklarasi di lokasi, Minggu (10/2/2019).

Para alumni juga menyatakan siap bersatu menjaga Pancasila dan NKRI. Serta siap bergerak maju untuk bisa memajukan bangsa Indonesia.

"Kami alumni SMA Jakarta bersatu menyatakan sudah saatnya bergerak dan tak tinggal diam memperjuangkan pemimpin yang membawa perubahan tegas berwibawa, berbudaya baik, jujur, serta amah demi kemajuan Indonesia," ucap Alumni SMA Jakarta Bersatu.

Deklarasi tersebut mendapat sambutan positif dari Jokowi. Dia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan para alumni SMA se-Jakarta tersebut.

"Terima kasih kami yang sebesar-sebesarnya atas dukungan yang diberika pada saya dan Ma'ruf Amin," ucap Jokowi.

Pada kesempatan itu, mantan gubernur DKI Jakarta tersebut juga menandatangani gitar lukis karya anak muda.

 

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka.com

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2019 Diprediksi Melambat
Artikel Selanjutnya
Jokowi: JK Teman Tukar Pikiran yang Baik, Berpengalaman di Segala Bidang