Sukses

Galang Dana Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS

Liputan6.com, Jakarta - Relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan situs jual beli online bernama Toko PAS. Platform tersebut dibentuk untuk mendukung pendanaan perjuangan pasangan capres-cawapres nomor urut 2 itu. 

"Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami sebagai relawan untuk membantu perjuangan Prabowo-Sandi, yakni menggalang donasi lewat aplikasi ini," ujar inisiator sekaligus pengurus Toko PAS, Agung Mozin saat peluncuran platform di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (9/2/2019).

Toko PAS adalah platform jual beli online yang dibentuk untuk kepentingan sosial. Melalui platform tersebut, masyarakat bisa melakukan jual beli barang baik bekas maupun baru dengan harga yang terjangkau. 

Selanjutnya, seluruh hasil jual beli di Toko PAS akan disalurkan untuk perjuangan Prabowo-Sandi.

"Saya yakin pendukung Prabowo-Sandi juga ingin berpartisipasi dalam perjuangan politik. Meski tak bisa sumbang uang tunai, para pendukung bisa manfaatkan barang bekas atau baru yang biasanya menumpuk di rumah untuk dijual di Toko PAS," kata Agnes Marcelina yang juga penggagas Toko PAS.

 

2 dari 2 halaman

Kepentingan Sosial

Bukan hanya mendukung perjuangan Prabowo-Sandi, Agnes berharap Toko PAS juga biaa digunakan untuk kepentingan sosial yang lebih luas. Di antaranya membantu korban bencana alam, mendirikan sarana dan prasarana pendidikan, hingga kesehatan. 

"Program ini tak akan berhenti saat Prabowo-Sandi terpilih jadi presiden, dalam jangka panjang dana yang berhasil digalang Toko PAS akan kita salurkan untuk beasiswa, lingkungan hidup, dan kesehatan," ucap Agnes.

Untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana politik Prabowo-Sandi melalui Toko PAS, masyarakat bisa mengakses situs www.tokopas.id.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Ratusan Santri Demo Fadli Zon di Bogor

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Kenalkan Sosok Samanov, Sandi: Namanya Seperti Orang Rusia Padahal Asli Condet
Artikel Selanjutnya
Rapat Konsolidasi di Solo, Sandiaga: Kita Fokus Menuju 70 Hari ke Depan