Sukses

Sekjen Demokrat: Pembekalan Caleg Tak Singgung Pencapresan

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyatakan, acara pembekalan caleg partai Demokrat, tidak membahas urusan Pilpres 2019. Partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengusung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno

"Hari ini kami sama sekali nggak bicara tentang capres capresan, kami bicara pembekalan pencalegan jadi tidak arahan apapun, kami bicara tentang caleg. Hari ini masih bicara tentang kunjungan 573 caleg kami di 80 dapil," kata Hinca di sela acara pembekalan caleg DPR RI Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

Dalam pembekalan caleg ini, Partai Demokrat tak mengundang Prabowo dan Sandiaga. Sebab, acara tidak fokus pada pembekalan caleg guna memenangkan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019, melainkan bekal untuk memenangkan di dapil masing-masing.

Meski demikian, Hinca menegaskan, Demokrat sudah final mengusung Prabowo-Sandi dan terdaftar di KPU sebagai partai pengusung.

"Itu enggak usah diragukan, nah lima bulan ke depan ini adalah masa masa kampanye yang serentak tadi yaitu pada pileg atau caleg nya dan pilpres nya, apa yang kami lakukan dalam skala pembekalan adalah calegnya berjuang lah full untuk calegnya," ujar dia.

 

 

2 dari 3 halaman

Efek Elektoral

Hinca tak memungkiri, dalam kompetisi pilpres ini, partai yang bakal mendapat efek elektoral terbanyak di pileg adalah PDIP dan Gerindra.

Akibatnya bagi partai partai yang tidak punya capres mesti bekerja keras. Oleh karenanya Demokrat harus meracik strategi di pembekalan caleg supaya hasil pileg dan pilpres  2019 positif.

"Yang diuntungkan dari Pak Jokowi PDIP, yang diuntungkan dari Pak Prabowo Gerindra dan survei survei itu membuktikan, survei yang kami bikin di internal kami begitu," tandas Hinca.

 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Hari Pahlawan, Ketua MPR Ingin Politikus Bersatu Demi NKRI
Artikel Selanjutnya
650.200 Warga Kupang Belum Rekam Data E-KTP