Sukses

KPU Kalteng Ingatkan Pentingnya Debat Publik pada Momen Pilkada 2020

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah Harmain Ibrohim mengatakan, debat publik yang disiarkan secara langsung melalui televisi dan media sosial resmi KPU merupakan momen masyarakat untuk mengetahui lebih dalam visi dan misi pasangan calon.

"Debat publik merupakan salah satu bentuk kampanye yang diatur oleh peraturan perundang-undangan dengan tujuan menyampaikan visi dan misi serta adu gagasan dan konsep kepada publik," kata Harmain saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, seperti dilansir Antara, Jumat (20/11/2020).

Harmain yang pernah menjadi komisioner KPU Kota Palangka Raya itu pun berharap masyarakat di Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila" ini selalu menyaksikan dan memperhatikan visi misi pasangan calon yang disampaikan saat debat publik.

"Pada pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, KPU setempat telah dua kali melaksanakan debat publik," papar Harmain.

Dia menjelaskan, pada debat pertama yang diselenggarakan Sabtu malam 7 November 2020 lalu mengambil tema persatuan dan kesatuan serta penanganan Covid-19.

Lalu debat kedua pada Kamis malam, 19 November 2020 tema yang dibahas tentang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Jika tidak sempat menyaksikan masyarakat juga dapat menyaksikan siaran ulang di akun media Facebook dan YouTuber resmi KPUKalteng.

"Kami pun berharap masyarakat Kalimantan Tengah dapat menyaksikan debat publik ini agar dapat mendalami visi-misi dan program kerja dari masing-masing pasang calon gubernur dan wakil gubernur sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan nantinya," jelas Harmain.

 

2 dari 3 halaman

Dua Pasangan Pilkada Kalteng 2020

Peserta Pilkada Kalteng diikuti oleh pasangan Ben Brahim S Bahat-Ujang Iskandar dan pasangan Sugianto Sabran-Edy Pratowo.

Sementara itu, pada Pilkada serentak 2020, KPU Kalteng menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak sebanyak 1.698.449.

DPT sebanyak 1,6 juta lebih itu terdiri dari 826.477 perempuan dan 871.972 laki-laki yang tersebar di 13 kabupaten dan satu kota di provinsi setempat.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: