Sukses

Visi Misi Paslon Tangsel: Benyamin Bicara Infrastruktur, Saraswati Fokus Vaksin Covid-19

Liputan6.com, Jakarta Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, yang juga merupakan petahana di Pilkada Tangsel Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan menuturkan, berusaha membuat kotanya semakin unggul.

Hal tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri acara Pemaparan Visi-Misi Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel di Serpong, Rabu (14/10/2020).

Salah satu yang ditekankan, yakni pembagunan infrastrukrur di Tangsel. Di mana nantinya akan terkoneksi dengan wilayah lain.

"Kami akan terus mendorong pembangunan MRT Jabodetabek melintasi lebih dari 30 kilometer wilayah Tangsel. Ini mendorong Tangsel semakin terkoneksi dengan daerah lain," jelas Benyamin.

Menurut dia, konsep pembangunan kota lestari juga menjadi ide lain. Kota lestari adalah konsep pembangunan yang tidak mengikis atau mengorbankan aset wilayah, seperti lingkungan, budaya, juga kekhasan lainnya.

Ide inilah yang menjadi jargonnya di Pilkada Tangsel 2020 ini.

"Ada keseimbangan ruang antara ruang terbuka hijau dengan rencana pembangunan. Jadi kota lestari akan tetap mampu menyediakan ruang-ruang interaksi bagi masyarakat, lansia, anak-anak, juga generasi milenial," kata Benyamin.

Sementara lawannya, Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengaku akan fokus menanggulangi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi dalam 100 hari pertama kerja, jika terpilih nanti di Pilkada Tangsel.

"Muhamad-Saraswati akan fokus pada penanggulangan Covid-19 dengan vaksinasi Covid-19 secara gratis bagi seluruh warga Tangsel, mengolah limbah beracun Covid-19, mengaktifkan BPJS untuk semua rumah sakit di Tangsel," kata Saraswasti.

"Optimalisasi program promotif dan preventif untuk pencegahan Covid-19 di semua Puskesmas dan Rumah Sakit di Tangsel," tegas keponakan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ini.

 

2 dari 3 halaman

Pemulihan Ekonomi

Saraswati menuturkan, pemulihan ekonomi bisa melalui pelatihan, permodalan dan pendampingan UMKM, juga pengamanan jaring sosial melalui bantuan. Bantuan Modal Usaha Keluarga untuk Ketahanan Pangan Rp 5 Juta/KK bagi 50 ribu KK terdampak Covid19 juga akan dilakukan.

Kemudian bakal menaikkan kompetensi dan kesejahteraan pendidik/guru honorer/pengajar/ustadz Rp.750.000/bulan, santunan Lansia Rp 500.000/bulan, menaikkan insentif dan asuransi bagi petugas kebersihan, taman dan Damkar dan subsidi Iuran Bulanan BPJS kepada 1,76 persen warga miskin Tangsel, yakni sebanyak 30.763 orang.

Pendidikan dan banjir juga menjadi prioritas program Muhamad-Saraswati.

"Untuk adik-adik yang belajar jarak jauh kami akan memasang ribuan titik internet gratis, ini juga bisa untuk UMKM, karena sekarang sudah mulai musim hujan, kami akan memastikan Tangsel bisa bebas banjir dengan pembuatan 10.000 lubang biopori baru, perbaikan drainase dan saluran air serta membentuk petugas air," tutup dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: