Sukses

BERITA TERKINI:JELANG PENGUMUMAN KABINET JOKOWI JILID 2

Kemeriahan TPS di Kampung Jokowi Saat Pilkada 2018

Liputan6.com, Solo - Demam Piala Dunia menular hingga kota kelahiran Presiden Joko Widodo, Solo. Hal ini terlihat dari adanya Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada 2018 bertema Piala Dunia di Dukuh Nayu, Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Pantauan Liputan6.com, Rabu (27/6/2018), sebanyak 32 replika bendera peserta Piala Dunia 2018 Rusia terpasang di jalan menuju TPS 96, Dukuh Nayu RT 02 RW 30, Kadipiro, Banjarsari, Solo. Selain itu, juga terdapat gapura hijau lengkap dengan tulisan TPS 96 TPS Piala Dunia.

Suasana Piala Dunia begitu terasa di TPS Pilkada 2018 yang berlokasi di dalam sebuah rumah warga. Selain para petugas mengenakan jersey negara kontestan Piala Dunia, di depan bilik suara terdapat gawang lengkap dengan bola serta replika bendera berukuran kecil.

Menurut Ketua KPPS 1 TPS 96, Ngatiman, TPS berkonsep Piala Dunia dilakukan untuk menyambut momen pergelaran Piala Dunia yang sedang berlangsung di Rusia.

"Kita angkat konsep TPS Piala Dunia untuk menarik masyarakat agar antusias untuk datang ke TPS," kata dia, Rabu (27/6/2018).

Dengan konsep seperti itu, ia berharap tingkat partisipasi masyarakat untuk mendatangi TPS meningkat. "Kita berharap tingkat partisipasi warga bisa mencapat target mininal 80 persen," sebutnya.

 

*Pantau hasil hitung cepat atau Quick Count Pilkada 2018 untuk wilayah Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, Bali dan Sulsel. Ikuti juga Live Streaming Pilkada Serentak 9 Jam Nonstop hanya di liputan6.com.

2 dari 2 halaman

Fair Play

Selain itu, manurut dia, penyelenggaraan kejuaraan sepak bola level dunia tersebut yang mengusung semangat fair play diharapkan para calon gubernur yang maju dalam pilkada bisa menjunjung semangat tersebut.

"Kita berharap pilgub ini berlangsung secara sportif dan fair play," ujarnya.

 

Saksikan tayangan video menarik berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Posisi Menteri yang Kosong Diisi Sementara oleh Sekjen
Artikel Selanjutnya
Erick Thohir: Jabatan Menteri Amanah yang Sangat Berat