Sukses

Ribuan Atribut Kampanye Pilkada Garut Dibersihkan

Liputan6.com, Garut - Petugas gabungan Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut, Jawa Barat menertibkan seluruh atribut alat peraga kampanye pilkada Garut, sejak dini hari tadi.

Diperkirakan ribuan lebih atribut kampenye beragam bentuk dibersihkan.

“Untuk kecamatan dilakukan di tiap kecamatannya sendiri,” ujar Muslim, saah satu petugas Panwas Samarang, Garut, Minggu (24/6/2018).

Menurutnya, sejak memasuki masa tenang kampanye yang berlaku mulai tangga 24 hingga 26 Juni mendatang, seluruh atribut dan alat peraga kampanye pasangan calon (paslon), langsung dibersihkan petugas dari seluruh wilayah kota Garut sejak pukul 00.00 Minggu dinia hari tadi.

"Pelaksannya dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan,” kata dia.

Dalam prakteknya, petugas gabungan yang diterjunkan langsung menyisir melakukan pembersihan atribut kampanye yang berada dijalan utama kabupaten, kemudian di jalan utama kecamatan hingga jalan utama desa.

Hasilnya, sekitar dua ratusan alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk, umbul-umbul termasuk stiker dengan berbagai ukuran berhasil ditertibkan petugas. “Pokonya semua yang terpasang di jalan atau menempel di tiang listrik dan pohon semua dicabut,” ujarnya.

Bahkan selain atribut pilkada Garut kata dia, petugas pun menurunkan atribut pilkada pilgub Jabar, termasuk atribut kampanye bakal calon legislatif pemilu 2019 yang mulai mengotori pemandangan. “Karena memang belum waktunya,” kata dia.

 

 

1 dari 2 halaman

Hindari Berita Hoax

Menjelang datangnya pencoblosan pada 27 Juni mendatang, Kepolisian Resor Garut mengingatkan masyarakat untuk menghindari dan mewaspadai peredaran berita hoax atau bohong.

“Intinya masyarakat harus hati-hati dengan adanya berita hoax atau bohong,” ujar Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna.

Menurutnya, kondisi keamanan Garut saat ini terbilang kondusif menjelang pencoblosan, seluruh tahan pilkada mulai kampanye terbuka hingga debat berjalan lancar. Sehingga masyarakat jangan terpancing beredarnya berita fitnah dan hasutan yang akan mengganggu ketertiban.

Untuk itu, Budi mengingatkan seluruh pasangan calon atau paslon dan pendukungnya, tetap menjaga keamanan dan kondusifitas. “Kami pun dari kepolisian tetap bersiaga menjaga agar pilkada di Garut berlangsung damai,” ujarnya menambahkan.

Selain itu, untuk menyukseskan tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada, lembaganya meminta seluruh warga yang telah memenuhi persyaratan, untuk menyalurkan aspirasinya. “Siapa pun nanti yang terpilih pilkada di Garut ini harus tetap damai, dan kita dukung bersama,” pinta dia.