Sukses

MS-Emi Siap Layani Masyarakat NTT dengan Hati

Liputan6.com, Kupang- Pasangan calon Marianus Sae-Emelia Nomleni (MS-Emi) menilai banyak problem masyarakat NTT yang belum bisa diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, pasangan nomor urut 2 tersebut siap bekerja dan melayani rakyat NTT dengan hati.

"Masih banyak mama yang menangis karena anaknya kurang minum dan makan yang cukup, tidak dapat menyekolahkan anaknya, mengalami kekerasan, kesulitan mendapat akses kesehatan dan tidak bisa menjual hasil kebunnya karena akses jalan yang rusak," kata Emelia.

Hal itu dikatakan Mama Emi, sapaan akrab Emelia, saat menyampaikan visi dan misi MS-Emi dalam Debat Cagub-Cawagub NTT di studio iNews, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

"Karena itu, NTT butuh pemimpin yang terus hadir, dekat dan melayani dengan hati. Marianus Sae-Emi Nomleni hadir untuk melayani NTT," kata Mama Emi yang mengenakan baju putih.

Dengan APBD NTT yang sekarang berjumlah Rp 4,8 T, kata Mama Emi, pihaknya akan menghitung dengan teliti dan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan harus dengan tepat.

"Visi kami adalah terwujudnya masyarakat NTT yang sejahtera dan berbudaya, berkeadilan dan demokratis, berkualitas dan berdaya saing, yang dimulai dengan membangun dari desa," ujar perempuan berambut putih tersebut.

Hal itu, kata Mama Emi, akan diwujudkan dalam 2 cita Marianus Sae-Emi Nomleni, yakni  NTT Berdaya dan NTT Bekerja.

"NTT berdaya kami fokuskan pada pendidikan, kesehatan, pembedayaan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak," papar politikus PDI Perjuangan ini.

NTT Berdaya, sambung dia, akan dijalankan bersama NTT Bekerja. "Dengan terjaminnya kebutuhan dasar, cukup air, cukup pangan, NTT terhubung dan semua punya kerja," kata Mama Emi mengakhiri pemaparan visi misinya dan disambut riuh pendukung.

2 dari 2 halaman

Jadi Ibu bagi Masyarakat NTT

Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (Cawagub NTT) Emelia Julia Nomleni atau Mama Emi mengatakan, pembangunan NTT tidak hanya membutuhkan rasionalitas, tetapi juga  kasih sayang dari pemimpinnya. Kasih yang tulus tanpa pamrih ini layaknya seorang ibu dalam keluarga.

Saat menemui warga di Desa Lokory, Kecamatan Tanariwu, Kabupaten Sumba Barat, Mama Emi megilustrasikan seorang ibu yang memiliki seorang suami dan tiga orang anak.

"Ibu itu memiliki setengah kilo beras dan sebutir telur, dia memasak beras itu dan membaginya menjadi lima porsi. Telur itu digorengnya dan dibagi dalam empat porsi, satu untuk suaminya dan tiga untuk anaknya. Dia merasa tidak akan cukup kalau telur itu dibagi menjadi lima porsi," ujar Mama Emi, Selasa 27 Maret 2018.

Kasih yang rela berkorban seperti itu juga, lanjut Mama Emi, akan dia lakukan dalam kepemimpinannya nanti jika terpilih menjadi Wakil Gubernur NTT.

"Saya belajar dari kehidupan nyata dan membawanya dalam mengurus kebijakan di NTT. Saya akan menjadi ibu untuk masyarakat NTT," ucapnya disambut suara haru para hadirin.

Mama Emi menegaskan, dirinya tidak akan mundur dalam kontestasi politik ini sekalipun pasangannya Calon Gubernur NTT Marianus Sae tidak bisa menemaninya berjuang.

"Saya tidak akan mundur selangkah pun dari perjuangan ini, kami akan sampai garis finish," tuturnya.

Menurutnya, berjuang sampai garis finish itu tidak hanya sekedar untuk menyelesaikan masa kampanye Pilkada NTT ini.

"Kalau saya bilang kami harus sampai garis finish, kami bukan saja hanya menghabiskan hari untuk menyelesaikan masa kampanye ini, kami akan terus bekerja sepenuh hati dan pastikan akan menang nanti," kata Mama Emi.