Sukses

Gus Ipul Seruput Kopi, Khofifah Blusukan ke Pasar

Liputan6.com, Sidoarjo - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi pabrik kopi kemasan Kapal Api PT Santos Jaya Abadi di kawasan jalan Raya Gilang, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kedatangan keponakan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini disambut langsung oleh jajaran direksi dari PT Santos Jaya Abadi serta ribuan buruh pabrik setempat.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menyempatkan diri untuk melakukan pertemuan dengan jajaran direksi yang dipimpin langsung oleh Komisaris PT Santos Jaya Abadi, Christeven Mergonoto.  Tak hanya itu, ia tanpa ragu menjajal langsung menyeduh kopi Espresso produksi perusahaan yang memiliki 400 varian produk ini.

"Melalui kopi, kita bisa tahu bahwa rasa pahit itu bisa dinikmati," ujar Gus Ipul di lokasi, Jumat (23/3/2018).

Gus Ipul mengapresiasi dan berkomitmen untuk memperkuat basis produksi kopi lokal.

"Kami bangga dengan perusahaan yang beroperasi dengan baik. Seperti Kapal Api yang sudah berdiri lama dan merambah pasar internasional," kata Gus Ipul.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Khofifah Blusukan ke Pasar

Berbeda dengan Gus Ipul, lawannya, Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Khofifah Indarparawansa blusukan ke Pasar Tradisional Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Mantan Menteri Sosial ini tiba di pasar sekira pukul 09.50 WIB dan langsung dihampiri para pedagang pasar untuk berebut salaman dan foto bersama ketika turun dari mobil.

Khofifah pun kemudian masuk ke dalam pasar untuk menemui para pedagang, mulai dari pedagang sayuran, ayam, hingga daging. Dia juga sempat berbincang santai dengan para pedagang.

Selain menyapa pedagang, Khofifah berbelanja sejumlah sembako dan sayuran pada pedagang. Bahkan ia sempat sarapan bubur khas Bangkalan (Madura) yakni tajin sobih.

"Buburnya enak bu, terima kasih ya bu. Jangan lupa pilih nomor satu pada 27 Juni 2018 nanti," ucap Khofifah sembari tersenyum dan menujukkan jari telunjuk tanda nomor urut satu.

Loading