Sukses

Djarot Saiful Hidayat Nostalgia di Tempat Tahu Goreng Simalungun

Liputan6.com, Simalungun - Ketika melintas di Desa Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat menghentikan laju kendaraannya di depan rumah Sugimin, seorang pengrajin tahu.

Melihat kehadiran Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut dua itu, Sugimin menyuguhkan tahu isi goreng buatannya untuk dicicipi. Sambil mencicipi tahu dengan olahan sambal kecap, Djarot dan Sugimin pun berbincang santai.

"Tahu ini Djoss, sambal kecapnya Djoss, enak sekali," ujar Djarot di lokasi, Kamis (22/3/2018).

Ia lalu mengaku terkesima setelah mengetahui Sugimin dapat memproduksi hingga 50 kilogram tahu per harinya. Kemudian, Djarot Saiful Hidayat melihat kuali besar kepunyaan Sugimin sambil mencoba menggoreng tahu.

"Tahunya renyah sekali. Saya punya pengalaman menggoreng, caranya begini," kata Djarot sambil menirukan cara menggoreng tahu.

Bagi Djarot, berkunjung ke pengrajin tahu merupakan nostalgia masa kecil. Bagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu, saat kecil dirinya sering diminta oleh ibunya untuk menggoreng tahu di rumah.

"Nostalgia. Saat kecil, sering disuruh ibu goreng tahu," kata Djarot Saiful Hidayat.

Menurutnya, usaha-usaha kecil seperti pembuatan tahu ini harus benar-benar diperhatikan. Pemerintah, kata dia, juga harus membantu untuk memberikan pelatihan, agar usaha-usaha kecil semakin berkembang.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Djarot-Sihar Didukung SSB

Sementara itu, dukungan untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus terus mengalir. Kali ini dukungan untuk pasangan nomor urut dua itu datang dari Sahabat Siantar Baru (SSB).

SSB yang merupakan komunitas lintas etnis di Siantar dan Simalungun menyatakan siap memenangkan pasangan Djarot- Sihar. Komitmen tersebut disampaikan kepada Sihar Sitorus saat menyambangi kantor SSB di Jalan Pattimura Pematang Siantar.

Ketua SSB Bonar Siregar mengatakan, komunitas SSB menilai Djarot-Sihar adalah pasangan yang sudah memiliki pemahaman membangun rakyat. Sehingga, jika dikampanyekan kepada publik tidak sulit, karena paslon tersebut teruji dan digaransi.

"Mengkampanyekan Djarot-Sihar adalah mengkampanyekan kejujuran. Kita tidak jual misi dan visi melainkan menjual bukti. Kita belajar dari Jakarta yang sudah pernah ditangani Djarot saat mendampingi Ahok. Dan kita juga bisa melihat profil Sihar yang merupakan salah satu putra terbaik Sumut," ucap Bonar Siregar.

Dia menyatakan, jika melihat dari warna keberagaman Sumut, maka pasangan Djoss adalah pasangan tepat. Karena Sumut merupakan daerah heterogen yang dihuni beragam komunitas. Sehingga butuh pasangan pelangi.

Di sisi lain, SSB memiliki komitmen Sumut Baru, Sumut yang penuh dengan kemudahan. Pembangunan Sumut yang sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan masa depan daerah ke depan.

"Itu yang ingin kita bangun bersama Djarot-Sihar. Karena itu kita harus bekerja keras untuk kebaikan Sumut dengan memenangkan Djoss," tandas Bonar.

Artikel Selanjutnya
Menangkan Pilgub Sumut, Djarot Tegaskan Antisuap Masyarakat
Artikel Selanjutnya
Sekjen PDIP Sebut Jokowi Makin Kuat Jika Djarot-Sihar Menang