Sukses

Bagi-Bagi Sembako, Seorang Pria Diamankan Panwaslu Jakbar

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria tertangkap tangan oleh Tim OTT Panitia Pengawas Pemilu Jakarta Barat (Panwaslu Jakbar). Dia diamankan saat tengah menyebar brosur kampanye hitam dan membagikan sembako di pemukiman penduduk, di Duri Kepa, Jakarta Barat.

Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Jakarta Barat, melakukan tangkap tangan, saat lelaki itu tengah menyebar brosur. "Iya, ada OTT," kata Ketua Panwaslu Jakarta Barat, Puadi saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Minggu (16/4/2017).

Puadi menegaskan, pria yang diamankan itu merupakan tim sukses dari pasangan calon (paslon) nomor urut dua, yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

"Satu orang yang kami amankan dari tim paslon 2," tegas Puadi.

Pria itu diduga menyebarkan brosur dan membagikan sembako agar masyarakat memilih paslon gubernur nomor urut dua. "Kami amankan di Duri Kepa, sedang nyebar sembako dan brosur kampanye hitam," jelas Puadi.

Saat ini, pria itu masih dalam pemeriksaan oleh tim Panwaslu Jakarta Barat. Puadi sendiri, belum menyebutkan identitas pria tersebut. "Kami masih dalam pemeriksaan," kata Puadi.

Timses Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, menampik salah seorang anggotanya bagi-bagi sembako. Bahkan, ia menegaskan, pihaknya sudah mengeluarkan instruksi secara jelas agar tidak membagi-bagikan sembako. Karena itu, ia mempersilakan Bawaslu memproses temuan jika ada anggota timses Ahok-Djarot yang kedapatan bagi-bagi sembako.

"Kita dengan Pak Basuki dan Pak Djarot sudah clear (jelas) tak ada bagi-bagi sembako. Jika ada temuan di lapangan seperti itu, silakan buktikan lewat prosesdur Bawaslu," kata Raja Juli saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Minggu (16/4/2017).

Ia lantas meminta Panwaslu Jakarta Barat membuktikan temuannya itu. Sebab, selama ini, menurut Raja Juli, timses Ahok-Djarot mematuhi aturan dan mengikuti instruksi dari Ahok dan Djarot.

"Silakan dibuktikan. Jangan-jangan itu merupakan tindakan dari pasangan lain. Agar jelas, silakan diproses. Kami sudah jelas dari Pak Basuki dan Pak Djarot, takkan ada bagi-bagi sembako," tegas Raja Juli.