Sukses

Top 3: Tips agar Motor Tidak Sering Diservis dan Industri Otomotif Diprediksi Kekurangan Baterai Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta - Membawa motor ke bengkel bukanlah satu-satunya cara agar performa tetap terjaga. Perawatan bisa dilakukan di rumah seperti yang diulas dalam artikel "6 Tips Agar Motor Tidak Sering Diservis, Mudah Dilakukan di Rumah".

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah "Alasan MPV dan SUV Masih Jadi Penguasa Pasar Mobil di Indonesia" dan "Industri Otomotif Diprediksi Kekurangan Baterai Mobil Listrik pada 2024-2025". Berikut rangkumannya. 

1. 6 Tips Agar Motor Tidak Sering Diservis, Mudah Dilakukan di Rumah

Merawat motor sejatinya bukan hal yang sulit. Namun, karena banyak orang yang memiliki kesibukan, sehingga sering abai terkait perawatan roda dua kesayangan.

Padahal, dengan merawat motor dengan tepat, akan membuat motor tidak harus diservis loh. Untuk meastikan performa motor tetap prima, maka melakukan pemeriksaan secara berkala menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Baca selengkapnya di sini.

2. Alasan MPV dan SUV Masih Jadi Penguasa Pasar Mobil di Indonesia

Dua segmen yang tengah berkembang pesat saat ini di Indonesia, adalah multi purpose vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV). Tidak heran, banyak pabrikan otomotif yang beroperasi di Tanah Air, berlomba-lomba mengembangkan kendaraan jenis tersebut.

Pengamat otomotif dan akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menjelaskan, ada alasan kuat kenapa MPV dan SUV masih sangat diterima masyarakat.

Baca selengkapnya di sini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

3. Industri Otomotif Diprediksi Kekurangan Baterai Mobil Listrik pada 2024-2025

Chief Financial Officer Volkswagen (VW) Arno Antlitz berpendapat tantangan sebenarnya dari transisi ke kendaraan listrik (EV) di Eropa adalah produksi dan rantai pasok baterai yang cukup untuk memberi daya pada kendaraan.

"Ini adalah tujuan yang menantang. Kami pikir itu bisa dilakukan. Topik yang paling menantang bukanlah meningkatkan pabrik mobil. Topik yang paling menantang adalah meningkatkan rantai pasokan baterai," kata Antlitz dikutip dari Antara, Minggu(3/7/2022).

Baca selengkapnya di sini.