Sukses

Tingkatkan Populasi Kendaraan Listrik, Skotlandia Kasih Warganya Pinjaman Tanpa Bunga

Liputan6.com, Jakarta - Menginginkan warganya beralih menggunakan kendaraan listrik, pemerintah Skotlandia menawarkan pinjaman tanpa bunga apabila ingin melakukan pembelian mobil dan motor ramah lingkungan.

Seperti dilansir Carscoops, Senin (21/9/2020), pemerintah setempat telah menawarkan pinjaman tanpa bunga hingga $ 45.370 atau setara Rp 666 juta untuk pembelian mobil listrik baru dan $ 12.915 atau Rp189 juta untuk pembelian motor listrik baru.

Pinjaman tanpa bunga tersebut bisa dibayarkan masyarakat hingga enam tahun. Setelah memberikan program tersebut, Skotlandia kembali menawarkan pinjaman tanpa bunga untuk pembelian kendaraan listrik bekas.

Khusus warganya, pinjaman yang bisa diambil untuk mendapatkan kendaraan listrik bekas mencapai $ 25.830 atau Rp 379 jutaan. Tak memiliki bunga, pinjaman tersebut bisa dibayarkan selama lima tahun.

"Pergeseran global menuju kendaraan listrik berarti harga turun dari tahun ke tahun, tetapi titik harga untuk kendaraan baru tetap tinggi bagi banyak orang," kata Scotland’s cabinet secretary for Transport, Infrastructure and Connectivity, Michael Matheson.

Khusus kendaraan ramah lingkungan, pemerintah Skotlandia telah menghabiskan dana hingga $ 109 juta atau Rp1,6 triliun untuk mendorong warganya beralih.

 

2 dari 3 halaman

Menghapus Penjualan Mobil Bensin dan Diesel

Banyak individu dan bisnis telah memanfaatkan pinjaman tanpa bunga untuk menikmati biaya operasional EV yang lebih rendah. Rencananya, Skotlandia ingin menghapus penjualan mobil bensin dan diesel baru pada 2032.

"Kami ingin memudahkan orang untuk beralih dengan memberikan opsi pembiayaan tanpa bunga untuk kendaraan bekas. Tidak seorang pun yang membutuhkan kendaraan harus ketinggalan dari manfaat yang dapat diberikan oleh kendaraan modern ini, baik dari segi biaya operasional maupun manfaat lingkungan," ujar Michael.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: