Sukses

Mengintip Profesi Pengendus Kabin Mobil Baru

Liputan6.com, Jakarta - Banyak profesi yang terlibat dalam pengembangan sebuah mobil. Beragam profesi harus bisa menyatukan berbagai unsur pada sebuah mobil, sebut saja desain, mesin, fitur, teknologi hingga komponen terkecil lainnya.

Khususnya, pada mobil-mobil mahal yang mementingkan kenyamanan para konsumennya. Bau khas sebuah mobil yang dikategorikan sebagai mobil mahal menjadi salah satu komponen yang penting pula.

Hal ini seperti yang dilakukan salah satu perusahaan otomotif asal Eropa, Audi. Dikutip dari Jalopnik, Minggu 24 Mei 2020, perusahaan mobil Jerman ini diketahui telah membuka lowongan untuk divisi Nose Team atau Tim Hidung. Divisi ini telah didirikan sejak 1985.

Divisi ini bertujuan untuk mencari serta menjamin standar bau pada produk mobil yang akan dilepas ke pasar.

" Seperti puncak piramida, bagian ini adalah kesejahteraan konsumen dan yang paling bawah terkait dengan bau mobil,” kata Ahli Kimia Audi, Heiko Lüßmann-Geiger.

2 dari 4 halaman

Bau Menjadi Hal Sensitif bagi Konsumen 

Heiko menambahkan, bau pada dalam mobil terbilang sensitif bagi para konsumen. Saat konsumen masuk dan ia tidak merasa nyaman dengan bau kabin, konsumen tidak akan tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang mobil tersebut.

Dalam bekerja, divisi pencium ini mengkualifikasikan bau dalam tingkatan. Mulai dari terendah tingkat 1 hingga bau yang tidak tertahankan tingkat 6.

3 dari 4 halaman

Standar Audi

Sementara untuk bau seperti kaca, keramik, metal biasanya akan lewat dari proses seleksi karena merupakan komponen inti. Sementara bahan lain harus melewati uji bau. Bahkan sampai mobil yang sudah jadi pun harus dijajal oleh tim ini guna mengetahui standar Audi sebelum dipasarkan.

Sumber: Otosia.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: