Sukses

Resmi Digelar Tahun Depan di Jakarta, Ini Sejarah Singkat Formula E

Liputan6.com, Jakarta -

Jakarta akan disulap menjadi arena balap mobil listrik Formula E pada 6 Juni 2020. Balapan Formula E sendiri pertama kali digelar pada September 2014 di Beijing, China. Formula E merupakan kepanjangan dari Formula Electric.

Meski usianya masih muda, ajang Formula E sudah bernaung di FIA atau Federasi Otomotif Internasional. Formula E dikenal sebagai balapan yang cukup ramah lingkungan, karena tidak memakai bahan bakar minyak untuk mobilnya.

 

Di masa depan, tidak sedikit yang beranggapan bahwa Formula E punya peluang menyaingi popularitas Formula 1. Kecepatan mobil-mobil balap Formula E juga tidak bisa diremehkan.

Dilansir kanal Bola Liputan6.com, meski memakai bertenaga listrik, Formula E punya mobil dengan mesin tercepat. Persaingan antarpabrikan cukup sengit di ajang Formula E, mirip dengan di Formula 1.

Formula E semakin menunjukkan kompetivitas yang tinggi dan mulai menarik minat para pencinta olahraga balap mobil dunia.

 
 
2 dari 3 halaman

Popularitas Formula E

CEO Formula E, Alejandro Tarik Agag Longo, dikenal sebagai pebisnis yang paham betul dunia balap. Pria asal Spanyol itu siap meningkatkan popularitas dan kualitas Formula E di dunia.

Sejumlah mantan driver Formulai 1 diketahui pernah turun di ajang Formula E. Sebut saja Nick Heidfeld, Esteban Gutierrez, Stoffel Vandoorne, Sebastien Buemi, Nelson Piquet Jr., dan Lucas di Grassi, hingga Pascal Wehrlein yang berkarier di Formula E.

 
3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Len Industri Bangun 180 Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik
Artikel Selanjutnya
Cepat atau Lambat, Era Modifikasi Mobil Listrik Akan Tiba