Sukses

Sun Life dan AHKGA Susun Laporan Rekomendasi Acuan Aktivitas Fisik Generasi Muda

Liputan6.com, Jakarta Asuransi Sun Life bermitra dengan Active Healthy Kids Global Alliance (AHKGA) untuk menyusun Youth Physical Activity Report Cards.

Ini merupakan sebuah laporan yang membahas seputar rekomendasi yang dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan aktivitas fisik bagi generasi muda di Asia dan di seluruh dunia.

Kolaborasi ini dalam rangka mendukung peningkatkan taraf kesehatan jasmani bagi generasi muda di Asia, 

Laporan yang akan difasilitasi oleh tim peneliti AHKGA tersebut akan mencakup sejumlah negara Asia di mana Sun Life beroperasi.

Sementara penelitian secara lebih luas akan dilakukan di 57 negara lainnya yang berpartisipasi.

Hasil laporan akan diumumkan pada kuartal IV 2022 dan akan ditampilkan melalui kartu laporan aktivitas fisik, analisis nilai, serta rekomendasi dari negara-negara yang berpartisipasi, yang disusun setiap dua hingga empat tahun sekali.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi Sun Life dapat menjadi bagian dari penelitian Active Healthy Kids Global Alliance yang juga selaras dengan komitmen kami untuk membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat,” ungkap Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia, Shierly Ge.

“Penelitian ini tidak hanya akan menyajikan informasi penting mengenai tingkat keaktifan secara fisik pada kaum remaja saat ini, tetapi juga memperkuat investasi Sun Life di masa mendatang untuk lebih memaksimalkan dampak sosial dan meningkatkan kesehatan bagi generasi muda di Indonesia serta unit bisnis kami lainnya di Asia.”

“Active Health Kids Global Alliance menyambut baik kemitraan dengan Sun Life untuk mendukung aktivitas fisik pada anak-anak dan remaja di Asia dan seluruh dunia,” ujar Dr. Mark Tremblay, Presiden AHKGA. “Ini merupakan waktu yang tepat dan penting bagi kami untuk mensinergikan komitmen kami dalam pencegahan penyakit, yang mana perilaku hidup aktif sangat dibatasi sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19,” tambah Tremblay yang juga merupakan Profesor Pediatri di Universitas Ottawa, Kanada.

Salah satu misi filantropi global dari Sun Life ialah pencegahan terhadap diabetes tipe 2 yang dapat dicegah atau dijaga melalui peningkatan aktivitas fisik dan penerapan pilihan gaya hidup yang lebih sehat.

Kemitraan dengan AHKGA juga menjadi langkah tepat dan selaras dengan proyek filantropi Sun Life lainnya di Indonesia dan semakin memperkuat komitmen perusahaan untuk pencegahan diabetes tipe 2.

Kemitraan dari Sun Life juga akan berkontribusi terhadap keseluruhan misi dari AHKGA untuk mendorong anak-anak lebih aktif secara fisik melalui thought leadership, pengembangan kapasitas diri, advokasi, dan peningkatan kesadaran untuk hidup lebih aktif dan sehat.

 

 

2 dari 2 halaman

Kinerja

Per 31 Maret 2022, distribusi keagenan konvensional Sun Life didukung oleh lebih dari 6.037 tenaga pemasar dan 70 kantor pemasar mandiri konvensional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara untuk distribusi keagenan syariah, per 31 Maret 2022, Sun Life memiliki lebih dari 1.998 tenaga pemasar untuk agency syariah dengan 28 kantor pemasaran kantor mandiri syariah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Per 31 Maret 2022, tingkat Risk Based Capital (RBC) Sun Life Indonesia adalah 400 persen (konvensional) dan RBC Syariah Sun Life Indonesia sebesar 120 persen.

Ini memenuhi dari persyaratan minimum pemerintah yaitu 120 persen dengan total aset Sun Life Indonesia sebesar Rp 15,4 triliun.

Sun Life telah beroperasi di sejumlah pasar utama di seluruh dunia, termasuk Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Hong Kong, Filipina, Jepang, Indonesia, India, Cina, Australia, Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Bermuda. Per 31 Maret 2022, Sun Life memiliki total aset kelolaan sebesar CAD1,35 triliun.

  • Asuransi merupakan sebuah layanan yang menawarkan penggantian atas risiko kerugian yang mungkin terjadi akibat peristiwa yang tak terduga.
    Asuransi
  • sunlife