Sukses

Bekasi Banjir Lagi, Walikota Rahmat Effendi Minta Maaf

Untuk kesekian kalinya, beberapa titik di Kota Bekasi kembali terendam banjir. Pemerintah Kota Bekasi, melalui sang Walikota Rahmat Effendi pun meminta maaf kepada warga yang menjadi korban banjir.

Diakui Rahmat, selain luapan Kali Cikeas, juga terdapat kebocoran tanggul yang sempat jebol beberapa waktu lalu.

"Kemungkinan masih ada tanggul yang retak-retak. Namun, malam ini kami akan melakukan cek ke lokasi tanggul yang rusak," kata Rahmat kepada Liputan6.com saat meninjau lokasi banjir di perumahan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Minggu (23/2/2014).

Pria yang karib disapa Bang Pepen itu menambahkan, banjir juga disebabkan karena adanya keterlambatan membuka Pintu Air Bekasi ketika air mulai naik. "Memang sedikit ada keterlambatan membuka pintu air, hingga air meluap," ucap Pepen.

Ketua Tim Tagana Kota Bekasi Engkus Kustara menyatakan, hingga kini pihaknya bersama dengan PMI, Polisi, dan TNI masih melakukan evakuasi terhadap warga Perum Pondok Gede Permai. Menurutnya, banjir yang merendam perumahan PGP akibat luapan Kali Cikeas yang bermuara ke Bekasi.

Tagana Kota Bekasi terus berupaya melakukan evakuasi hingga ke ujung Pemukiman PGP. "Namun akibat minimnya perahu karet kami agak kesulitan untuk mengevakuasi warga yang berada paling ujung," ungkapnya.

Pantauan dilokasi, hingga Minggu dinihari, sedikitnya 7 perumaahan yang ada di wilayah Kecamatan Jatiasih masih terendam banjir. Seperti Perumahan Kemang IFI, Villa Jati Rasa, Pondok Mitra Lestari, Kompleks Depnaker, Perum Jati Asih Indah, Kompleks AL Pondok Benda, dan Kompleks Dosen IKIP. (Mut)

Baca juga:

Kali Cikeas Meluap, Rumah di Pondok Gede Terendam Hingga 4 Meter

Minim Perahu Karet, Ratusan Warga Pondok Gede Terjebak Banjir

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.