Sukses

Erick Thohir Napak Tilas ke Bengkulu, Sempatkan Sholat di Kamar Bung Karno

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Sekjen PENA 98 Adian Napitupulu, Ketua Umum Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Mustar BV Manurung, serta sejumlah pengurus Pospera seluruh Indonesia, termasuk Ketua DPD Pospera Provinsi Bengkulu Sugiarto, mengunjungi rumah pengasingan Bung Karno yang terletak di Kelurahan Anggut Atas Kota Bengkulu.

Mereka mengelilingi setiap ruangan dan mengamati isi rumah. Setelah itu menuju sumur yang berada di belakang rumah, untuk mengambil wudhu dan melaksanakan sholat Hajat di kamar Bung Karno. 

Kemudian dilanjutkan keluar rumah dan menuju depan pagar rumah dengan disambut masyarakat beserta mahasiswa untuk berpidato dan berdialog singkat.

Erick Thohir menyampaikan, melakukan sesuatu hal harus diawali dengan niat, dan sholat adalah salah satu langkah merendahkan diri kepada sang pencipta.  

“Kita sebagai pejabat publik, mesti bekerja untuk masyarakat dengan turun dan berbuat yang terbaik,” ujarnya.

Erick juga menyampaikan, napak tilas yang dilakukannya untuk belajar tentang sejarah Presiden Republik Indonesia pertama Soekarno ketika berada di Bengkulu lebih kurang 4 tahun (1938-1942) dari masyarakat Bengkulu.

Di antaranya, tebak-tebakan yang diberikan kepada masyarakat terkait hubungan Masjid Jamik Bengkulu dengan Soekarno. Lalu hubungan dengan Montekarlo, berapa lama Soekarno selama pengasingan di Bengkulu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kebanggaan

“Sebuah kebanggaan saya diundang ke Bengkulu ini oleh Pospera bersama Bung Adian Napitupulu dan Pak Gubernur Bengkulu, serta disambut hangat oleh masyarakat dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bengkulu. Apalagi perjuangan bangsa Indonesia adalah nyata, dari belum merdeka menjadi merdeka. Tapi merdeka itu sudah cukup, jika belum maka kita harus berdaulat,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Gubernur Bengkulu yang diperebutkan masyarakat dan mahasiswa untuk berfoto, juga akan mengembalikan sejarah atau mengembalikan letak rumah Ibu Fatmawati ke lokasi awal, tepatnya di lokasi Bank BNI 46 saat ini.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS