Sukses

Sandiaga Uno Tenteng Bantuan Alat Produksi Pengrajin Kriya Lobster di Aceh

Liputan6.com, Jakarta - Menparekraf Sandiaga Uno mendatangi Gampong Ulee Lheue, Meuraxa, Kota Banda Aceh. Sandiaga memberikan alat bantuan ke pengrajin kriya lobster bingkai bernama Irsan Syahputra (41).

Awalnya, Sandiaga bertemu Irsan di salah satu stand UMKM. Saat itu, Irsan menyampaikan keluhannya ke Sandiaga.

Sandiaga tampak menenteng sendiri bantuan yang diberikan. Adapun bantuan tersebut berupa mesin gergaji dan alat pemotong kaca. 

"Assalamualaikum. Ah ini Pak Irsan. Tadi saya tugaskan tim, menyambung pembicaraan kita, salah satu kendalanya Pak Irsan menyampaikan kan gergaji. Nah saya sekarang sudah mendapatkan mesin gergaji yang langsung bisa dipasang untuk membantu proses produksi, saya serahkan," ujar Sandiaga di kediaman Pak Irsan di Gampong Ulee Lheue, Meuraxa, Kota Banda Aceh, Kamis (4/8/2022).

Sandiaga juga dimintai bantuan pemasaran untuk produk kriya Pak Irsan. Menparekraf pun langsung membantu dengan konkret.

"Karena tadi ingin dibantu pemasarannya, saya akan order untuk suvernir di Anugerah Desa Wisata Final, untuk para tamu-tamu VVIP seperti Pak Menko, mudah-mudahan Pak presiden berkenan, dan juga menteri-menteri lain maupun gubernur, saya akan serahkan kerajinan lobster ini. Jadi saya pesan 10," ucap Sandiaga.

Adapun kunjungan Menparekraf Sandiaga ke Gampong Ulee Lheue, Meuraxa, Kota Banda Aceh terkait program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Sebab, desa tersebut terpilih sebagai 50 besar desa/kampung terbaik di tahun ini.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Pulihkan Ekonomi Lewat Sineas

Sandiaga Uno, kembali menggelar festival film, yakni Festival Film Bulanan. Festival Film Bulanan merupakan nama baru dari festival film pendek yang sebelumnya bernama Family Sunday Movie (FSM).

Perubahan nama baru ini tentu bukan tanpa sebab. Sandiaga ingin mengusung pembaharuan sebuah festival film. Nama Festival Film Bulanan sendiri dipilih supaya dengan gamblang menginformasikan bahwa kegiatan festival film ini akan berlangsung rutin setiap bulan.

"Ini adalah salah satu inovasi yang kami lakukan. Berbeda dengan festival sebelumnya, festival film pendek kali ini diadakan setiap bulan berdasarkan zonasi wilayah. Tujuannya supaya menjadi kegiatan dengan penyebaran social impact merata sehingga menjadi program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu," kata dia dalam keterangannya, Selasa (2/8/2022).

Lebih lanjut dijelaskan Sandiaga, dengan pembagian lokus seperti ini akan meningkatkan kepercayaan diri calon peserta, menstimulasi kelompok/pegiat film daerah untukmenunjukkan eksistensi dan potensi para sineas muda.

Pada bulan Agustus, pendaftaran akan dibuka untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Lalu dilanjutkan di September hingga November untuk wilayah lainnya bahkan sampai Papua.

Dia berharap, ini menjadi momentum memulihkan ekonomi usai diterpa pandemi Covid-19.

"Tentu kita berharap momentum ini menjadi titik balik bangkitnya semangat sineas muda untuk naik kelas dan menjadi bagian dari pemulihan ekonomi melalui subsektor perfilman," kata Politikus Gerindra ini.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS