Sukses

Inspira Apresiasi Ucapan Selamat Kapolri pada Atlet Sepeda Indonesia Raih Medali di Sea Games 2021

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet sepeda Indonesia peraih medali emas dan perak diajang Sea Games 2021 di Vietnam.

Apresiasi itu disampaikan langsung Listyo Sigit melalui video call yang disambungkan oleh Wakil Ketua Umum PB ISSI Brigjen Suyudi Ario Seto dengan rasa kebanggaan kepada para atlet karena telah mengharumkan bangsa Indonesia dalam ajang pesta olahraga se-Asia Tenggara itu.

"Selamat atas prestasinya. Terimakasih sudah mendapatkan medali emas dan mengibarkan bendera merah putih di Sea Games Hanoi. Ini peningkatan dari tahun lalu dapat medali emas. Saya kira kita semua di Indonesia sangat bangga. Terimakasih kepada semua tim dan official tergabung dari pelatih, tim dokter serta rekan lainnya. Saya kira ini menjadi hadiah kita semua," ujar Listyo Sigit melalui keterangan tertulisnya, Jumat (20/5/2022).

Seperti diketahui, atlet sepeda Indonesia, Tiara Prastika Andini turut menyumbangkan medali emas kategori kelas MTB Downhill dan Andy Prayoga berhasil meraih medali perak dalam kategori yang sama.

Dengan perolehan medali ini, Listyo Sigit yang juga Ketum PB ISSI berharap menjadi semangat memenangkan kategori lainnya, mengingat 15 atlet lainnya masih akan merebutkan medali dikategori MTB dan Road Race yang berlangsung sejak 15-22 Mei 2022.

"Saya kira ini adalah permulaan yang bagus dan semoga disusul oleh seluruh teman-teman yang lain. Kita dari Indoneisa mendoakan untuk semuanya bisa mendapatkan prestasi yang sama," jelas Listyo Sigit.

 

2 dari 4 halaman

Jadi Picutan Semangat

Sementara itu, disampaikan Ketua Umum Pengurus Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA) DKI Jakarta Imam Maksum Amrullah, ucapan selamat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bisa memicu semangat para atlet.

"Sikap kepedulian Kapolri yang juga Ketum PB ISSI tersebut tentu dapat menumbuhkan rasa semangat untuk para atlet yang sedang berjuang atas nama bangsa Indonesia diajang Sea Games Vietnam. Sentuhan canda tawa dalam proses vidcall yang terjadi menjadikan moment haru dan harmonis dari Sang Ketum kepada para adik atlet pemenang medali untuk Indonesia," kata Imam.

Dalam perbincangan video call dengan para atlet pemenang medali Sea Games terlihat harmonis dan peduli, dari menanyakan kondisi Kesehatan dan jenis makanan yang dimakan atlet selama di Vietnam.

Bahkan sempat bercanda tawa karena ingin mengirim nasi goreng kepada para atlet di Vietnam dan menyambut baik atlet Andy Prayoga peraih medali perak yang ingin menjadi polisi.

"Sikap Sang Jenderal kepada para atlet dalam sentuhan kepedulian dan keharmonisan, menjadi nilai positif sikap Ketum PB-ISSI agar dapat bisa diikuti para Ketum PB dalam kategori cabang olahraga manapun," kata dia.

"Semoga yang demikian menjadikan para atlet Indonesia cabang olahraga manapun semakin maju serta dapat mengharumkan bangsa dan negara Indonesia di kancah Internasional," jelas Imam.

 

3 dari 4 halaman

Medali Indonesia

Sebelumnya, Indonesia begitu dominan di cabang olahraga balap sepeda nomor MTB-Cross Country Olympic (XCO) putra pada SEA Games 2021 Vietnam. Indonesia sukses menyandingkan medali emas dan perak.

Medali emas didapat oleh Zaenal Fanani, sedangkan perak direbut Muhammad Ihza. Fanani yan merupakan atlet senior menjadi yang terbaik usai mencatatkan waktu 1 jam 16,41 menit.

Sedangkan Ihza yang baru berusia 23 tahun finis di urutan kedua dengan 1 jam 19,14 menit atau terpaut 2 menit 33 detik dari Fanani.

Setidaknya ada dua faktor utama yang menjadi kunci sukses balap sepeda XCO putra Indonesia pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-31 tersebut.

Hal ini disampaikan sang pelatih Oki Raspati setibanya di Tanah Air dan mendapat sambutan hangat dari jajaran PB ISSI, Kemenpora, KOI, dan KONI di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis 19 Mei 2022.

Pertama, kata Oki, adalah pelatnas berkesinambungan. Meski SEA Games Vietnam sempat ada penundaan, PB ISSI tetap melanjutkan pelatnas hingga penyelenggaran bergulir.

Selain itu, atlet juga memiliki motivasi tinggi setelah pada SEA Games 2019 di Filipina belum berhasil meraih hasil terbaik. Mereka tak terganggu dengan adanya penundaan SEA Games Vietnam dan tetap fokus berlatih meningkatkan kemampuan.

"Kami mendapat target dari PB ISSI untuk mendapatkan emas. Kami berusaha dengan menjalankan sejumlah program. Bagaimana caranya agar prestasi atlet meningkat dari SEA Games sebelumnya di Filipina," kata Oki.

 

4 dari 4 halaman

Kunci Sukses

Kemudian kunci sukses kedua, PB ISSI selaku induk organisasi balap sepeda di Tanah Air memberikan fasilitas yang baik untuk atlet selama pelatnas.

Saat ini, atlet mendapat perhatian lebih dengan adanya tim sports science, ahli gizi, masseur, dan tim pendukung lainnya.

"Sehingga kami bisa maksimal dalam mempersiapkan diri. Kami ada alat untuk mengukur kemampuan dan power atlet. Selama pandemi, kita ketahui tidak ada kompetisi. Kami siasati dengan tes dan selalu berlatih," ujar Oki seperti dikutip dari Antara.

Kedua atlet membenarkan pernyataan Oki. Mereka menilai dukungan PB ISSI sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan selama persiapan.

"Tidak ada masalah selama training camp (TC), karena tim support seperti fisik, ahli gizi, masseur, dan semua tim memberikan yang terbaik. Kami berterima kasih karena kami mendapat fasilitas yang bagus," ujar Fanani.

Pembinaan yang bagus membuat Indonesia memiliki banyak potensi di XCO. "Lapis bawahnya juga masih ada dan Indonesia punya banyak potensi di XCO. Misalnya ada adik Fanani (Feri Yudoyono) yang masih junior dan yang lainnya," kata Oki.