Sukses

Penyebab Kematian Pemuda di Bekasi Akibat Napas Tersumbat Lakban

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Bekasi Kota mengungkap penyebab kematian pemuda berinisial AY (19), yang dibunuh oleh temannya sendiri, di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa 18 Januari 2022.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Alexander Yurikho, mengatakan berdasarkan hasil autopsi pada 25 Januari 2022, penyebab kematian korban disebutkan akibat penyumbatan pernapasan.

"Jadi meninggalnya akibat tersumbatnya aliran pernapasan," katanya kepada awak media, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, tersumbatnya aliran pernapasan disebabkan hidung dan mulut korban yang ditutup lakban oleh pelaku. Namun pelaku sempat membantah, dengan mengaku hanya menutup mulut korban.

"Faktanya dari hasil visum sementara, korban meninggal dunia akibat tersumbatnya saluran napas. Kemungkinan besar lakban dililitkan menutupi sampai hidung," papar Alexander.

Sebelumnya polisi membongkar makam AY, karena ada dugaan korban tewas akibat dibunuh. Pembongkaran makam merupakan permintaan langsung dari pihak keluarga, yang menduga korban meninggal secara tidak wajar.

"Tentunya ada kematian tak wajar, dilakukan autopsi untuk mengungkap kasusnya nanti," kata Puji.

Kasus pembunuhan ini terungkap usai teman korban, MG (13), bercerita kepada ibunya perihal tewasnya AY. Menurut MG, pada hari kejadian korban datang ke rumahnya bersama pelaku, TT (21), saat kedua orangtua MG bekerja.

Saat itu korban dan pelaku pergi ke kamar mandi, sedangkan MG bermain ponsel di ruang tamu. Ketika MG mengecek ke kamar mandi, ia melihat korban sudah dalam kondisi mulut dilakban dan tangan kaki terikat.

"Pas saya ke kamar mandi itu keadaannya udah diikat kaki sama tangan ke belakang, posisinya sujud korbannya," ujar MG kepada awak media.

2 dari 2 halaman

Pelaku Sudah Ditangkap

Kepada pihak keluarga, korban disebutkan meninggal karena terjatuh dari tangga. Pelaku pun sempat mengancam MG agar tidak bercerita kepada siapa pun.

Namun MG akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada sang ibu. Pihak keluarga korban kemudian melapor ke pihak kepolisian, Sabtu 22 Januari 2022.

Polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sempat buron. Pelaku pun berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Kampung Banjar, Jawa Tengah.