Sukses

5 Pesan Jokowi ke Kepala Daerah untuk Mewaspadai Kenaikan Kasus Covid-19

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan para kepala daerah untuk mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air usai adanya tren kenaikan kasus positif di dunia.

Menurut laporan, telah terjadi kenaikan kasus positif Covid-19 sekitar dua persen di dunia dalam minggu ini. Di Eropa misalnya, dalam sepekan naik 23 persen, sementara di Amerika Selatan mencapai 13 persen.

"Inilah yang harus mengingatkan kita, bahwa kita harus tetap pada posisi hati-hati, pada posisi waspada karena dunia masih dihadapkan pada ketidakpastian. Sekali lagi, terjadi tren kenaikan kasus dunia," ujar Jokowi saat pengarahan kepada kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka Jakarta, dikutip dari siaran pers, Selasa (26/10/2021).

Menurut Jokowi, adanya kenaikan tersebut salah satunya disebabkan oleh kurangnya disiplin terhadap protokol kesehatan. 

Menyikapi penanganan kasus Covid-19 di Tanah Air, Jokowi meminta para kepala daerah mewaspadai adanya penyebaran virus Corona seiring libur Natal dan Tahun Baru yang akan segera tiba. 

Berikut lima pesan jokowi untuk mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 dihimpun Liputan6.com

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 6 halaman

1. Mewaspadai Kasus Kecil

Jokowi menyampaikan pesan kepada kepala daerah agar berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 walaupun kasus tersebut dianggap kecil di wilayahnya. Jokowi menyebut beberapa daerah yang mengalami kenaikan kasus dengan jumlah yang sedikit.

Daerah tersebut yakni, Maluku Utara mengalami kenaikan kasus pada tiga minggu lalu. Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara dua minggu lalu. Kemudian Gorontalo, Kalimantan Barat serta Sulawesi Tenggara juga mengalami kenaikan minggu lalu.

"Meskipun kecil merangkak naik, tetap harus diwaspadai. Artinya apa? Kenaikan itu ada meskipun kecil," ujarnya.

 

3 dari 6 halaman

2. Tracing dan Testing Covid-19 Diperkuat

Selain itu Jokowi juga meminta pemerintah untuk memperkuat tracing (penelusuran kontak)dan testing Covid-19.

"Juga tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa," ungkap Jokowi.

Dia juga mengatakan ada 105 kabupaten/kota di 30 Provinsi yang kasus positifnya naik. Selain itu harus memaksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk tempat wisata, mal dan pasar-pasar.

"Meskipun, sekali lagi, meskipun sedikit tetapi tetap ini harus diwaspadai. Ada 105 kabupaten dan kota," ujarnya.

"Controlling seperti ini harus diingatkan kepada keluarga kita, tempat-tempat wisata, mal, dan lain-lainnya harus terus diwaspadai dan dikontrol," imbuhnya.

 

4 dari 6 halaman

3. Percepat Vaksinasi

Jokowi juga mengingatkan untuk terus mendorong percepatan vaksinasi untuk melindungi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Perlu saya ingatkan untuk daerah-daerah yang vaksinasinya masih rendah, masih di bawah 50 (persen) agar dikejar untuk bisa mencapai di atas 50 (persen) di bulan November, dan bisa mencapai di atas 70 (persen) di akhir Desember, akhir tahun," ungkapnya.

"Karena ini penting sekali dalam kita menjaga, melindungi rakyat kita dari terpaparnya Covid-19 dan juga yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi," sambungnya.

 

5 dari 6 halaman

4. Meminta Mengatur Libur Natal dan Tahun Baru

Kepada kepala daerah, dia pun meminta untuk mengelola dan mengatur libur Natal serta Tahun Baru (Nataru) dengan baik. Karena hal ini dapat berpotensi menaikan kasus Covid-19 akibat naiknya mobilitas penduduk.

"Saya minta betul-betul agar dikelola, diaturm sehingga Natal dan tahun baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan," pinta Jokowi.

Dengan demikian, harus mengantisipasi dan mengingatkan warganya agar tidak berpergian saat Nataru.

"Inilah yang harus kita antisipasi, semua provinsi, semua kabupaten dan kota harus mengingatkan warganya agar Natal dan tahun baru ini lebih baik tidak berpergian kemana-mana," jelasnya.

 

6 dari 6 halaman

5. Siapkan Langkah Antisipasi Mendetail

Epidemiologi khawatir momen Nataru memicu gelombang ketiga Covid-19. Kendati begitu, Jokowi meminta kepala daerah meyiapkan langkah antisipasi mendetail.

"Saya harapkan semuanya dirancang, direncanakan secara detail sesuai dengan kondisi masyarakat setempat, menghargai norma-norma yang ada," ujar Jokowi.

"Tetapi sekali lagi, tetap sesuai dengan protokol kesehatan dengan gas dan rem yang dinamis, selalu waspada, siap siaga, cepat bertindal, itu yang terus harus kita jaga," tutupnya.

 

Lesty Subamin