Sukses

Bea Cukai Perkuat Sinergi dengan Polri, Kejaksaan, dan TNI melalui Kunjungan Kedinasan

Liputan6.com, Jakarta Memiliki fungsi sebagai community protector, Bea Cukai dalam menjalankan tugasnya kerap bersinggungan dan bekerja bersama instansi penegak hukum lain. Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas tersebut, Bea Cukai aktif menjalin sinergi dengan Polri, TNI, dan Kejaksaan dalam bentuk kunjungan kedinasan.

Kepala Seksi Humas Bea Cukai, Sudiro, pada Rabu (14/04) mengatakan sinergi Bea Cukai dengan ketiga instansi tersebut terjalin dengan baik, bahkan kantor-kantor pelayanan Bea Cukai secara teratur melaksanakan kunjungan dan koordinasi. Seperti yang terlaksana di Manado, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Cerah Bangun melakukan kunjungan ke Polda Sulawesi Utara pada tanggal 18 Maret 2021.

“Kunjungan tersebut sebagai bentuk komunikasi antar institusi dan sangat mendukung upaya penegakan hukum oleh seluruh aparat penegak hukum di wilayah Sulawesi Utara, termasuk upaya-upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Bea Cukai. Kami akan selalu berkoordinasi dengan instansi penegak hukum lainnya, sehingga pengawasan terhadap peredaran barang ilegal akan menjadi lebih optimal,” ungkapnya.

Ditambahkan Sudiro, sebelumnya, yaitu pada tanggal 10 Maret 2021, Cerah Bangun juga melaksanakan kunjungan dinas didampingi Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagtara, Cerah Bangun, Kepala Kantor Bea Cukai Pantoloan, Alimuddin Lisaw, dan Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan, Asep Ridwan. Dalam kunjungan tersebut Bea Cukai berkoordinasi dengan Komando Resor Militer (Korem) 132/Tadulako, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, dan Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal ini didasari dengan keyakinan Bea Cukai bahwa dukungan instansi penegak hukum lainnya sangat penting, khususnya saat pengawasan dan penegakan hukum di lapangan, agar pelaksanaan tugas Bea Cukai bisa optimal.

Komunikasi antar institusi juga dijalin Bea Cukai Soekarno-Hatta dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Menurut Sudiro, koordinasi antara kedua pihak memang berjalan dengan baik, khususnya dalam hal melindungi masyarakat dari berbagai macam narkotika dan barang ilegal lainnya.

“Selama tahun 2020, dalam memberantas kasus penyelundupan narkotika, Bea Cukai Soekarno Hatta terus berkolaborasi dengan Polresta Bandara. Kerja sama yang aktif terlaksana dari saat pemantauan barang tiba di Indonesia, hingga barang sampai ke tangan penerima atau pemilik. Tak hanya itu, kami juga berhasil membongkar sindikat penipuan yang kerap terjadi di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, khususnya penipuan mengatasnamakan Bea Cukai kepada masyarakat awam,” jelasnya.

Dikatakan Sudiro, sinergi kedua instansi ini seringkali berbuah manis dan berhasil mencapai target operasi yang ditetapkan. Atas hasil kinerja luar biasa tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan pada tanggal 9 Maret 2021 memberikan apresiasi dan penghargaan kepada sejumlah personel dari kedua instansi.

Penyerahan piagam penghargaan untuk 104 orang pegawai Bea Cukai Soekarno Hatta dan 32 personil Polresta Bandara Soekarno-Hatta ditujukan untuk meningkatkan semangat dan motivasi kerja. Kepala Polresta Kombes Adi Ferdian Saputra pun dalam kesempatan tersebut menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin.

Tidak hanya dengan Polri, Bea Cukai Soekarno Hatta juga menjalin kerja sama dengan Kejaksaan RI.

“Selain memberikan pelayanan prima atas barang yang masuk dan keluar di Indonesia, Bea Cukai juga memiliki fungsi pengawasan atas indikasi penyelundupan barang-barang yang berpotensi mengakibatkan kerugian negara dan mengancam keselamatan masyarakat Indonesia. Dalam mewujudkannya, Bea Cukai tidak bekerja sendiri, melainkan bersinergi dengan instansi penegak hukum lainnya, salah satunya Kejaksaan Tinggi,” jelas Sudiro.

Menurutnya, Bea Cukai Soekarno Hatta dan Kejaksaan Tinggi kerap menjalin kerja sama, seperti dalam penyelesaian kasus temuan penegakan hukum kepabeanan dan cukai dan pemusnahan rokok dan minuman keras ilegal yang dapat merugikan negara. Kejaksaan Tinggi pun selalu siap memberikan asistensi dan bimbingan demi kemudahan penyelesaian kasus penegakan hukum, baik melalui operasi gabungan maupun program edukasi dan lainnya, kepada Bea Cukai.

“Kami berharap melalui kunjungan dan koordinasi ini dapat menunjukkan kepada publik bahwa intansi pemerintah saling bersinergi dan bahu-membahu dalam membangun dan menjaga keutuhan dan keamanan Indonesia,” tutup Sudiro.

 

(*)