Sukses

Korban Penculikan di Jaksel Alami Trauma dan Luka di Wajah

Liputan6.com, Jakarta - Seorang direktur menjadi sasaran penculikan lantaran diduga menggelapkan aset perusahaan. Tak hanya disekap, BH mengalami penganiayaan bahkan dipaksa meminum air seni sendiri.

Sebanyak empat orang pelaku telah ditangkap di sebuah rumah kawasan Cikarang, Bekasi Jawa Barat. Mereka adalah MR (34), MT (43), ED (43) dan SS (27) digelandang ke Polres Metro Jakarta Selatan bersamaan dengan korban BH.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah menerangkan, korban dibawa dari rumah kos di kawasan Tebet Jakarta Selatan. Saat itu, korban di bawah ancaman airsoft gun dipaksa masuk ke dalam mobil yang disediakan para pelaku.

"Kami sita ponsel, dompet, senapan angin, korek api berbentuk pistol, dua unit mobil, dan sepucuk airsoftgun yang dipakai buat mengancam korban ketika di kosan," kata dia di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).

Azis menerangkan, korban disekap berhari-hari di sebuah rumah. Selama disekap, pelaku menganiaya korban dan selalu mengawasi gerak-geriknya.

"Tidak bisa diberikan kebebasan untuk pergi meninggalkan lokasi dijaga dua orang. Korban sempat dipukul oleh beberapa orang dan menurut keterangan dari korban sempat juga disuruh minum air kencing," ucap Azis.

Azis menerangkan, harta milik korban juga dikuras habis. Korban dipaksa menyetorkan sejumlah uang. Bahkan kendaraannya juga disita para pelaku.

"Korban dipaksa melakukan transfer diambil kartu ATM-nya atau diambil kartu kreditnya kemudian dipaksa mentransfer sebanyak Rp 40 juta kemudian dipaksa ditransfer sebanyak Rp 30 juta kemudian ada beberapa mobil korban diminta paksa oleh terduga pelaku," papar Azis.

Azis menyampaikan, akibat penganiayaan itu korban mengalami trauma dan luka di bagian wajah. Saat ini, korban sedang dirawat di rumah kakamya untuk menstabilkan sisi psikologinya

"Kondisi korban ada luka memar tapi pada dasarnya masih sehat," ujar dia.

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Terungkapnya Kasus Penculikan

Kasus penculikan ini terungkap setelah Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menerima laporan dari seseorang berinsial TH pada Jumat 5 Maret 2021. Ketika itu, TH mengaku kehilangan kontak dengan adiknya berinisial BH (50). BH dan TH tidak tinggal serumah.

"Bahwa pada 2 Maret 2021 TH ini mencari adiknya dengan mencoba menghubungi via telpon namun tak dapat balasan. Kemudian 3 Maret 2021, TH mendatangi kosan-kosan yang ditinggali adiknya ternyata BH tidak ada di lokasi. Informasi yang diterima dari sekuriti bahwa adiknya telah dibawa beberapa orang secara paksa," papar Azis.

Azis menerangkan, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menemukan tempat BH disekap. Azis menyebut BH disekap di salah satu rumah kawasan Cikarang, Bekasi Jawa Barat.

"Terjadi upaya dugaan penyekapan atau penculikan terhadap korban, korban berhasil diselamatkan dan petugas berhasil mengamankan beberapa diduga pelaku," terang Azis.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya para pelaku dijerat Pasal 328 KUHP, Pasal 170 KUHP atau Pasal 368 KUHP.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: