Sukses

Top 3 News: Kerusuhan Sampit, Konflik Antar-Etnis yang Berujung Tragedi

Liputan6.com, Jakarta Konflik antara etnis Madura dan Dayak di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang terjadi 20 tahun lalu menjadi berita terpopuler pertama di top 3 news, Kamis, 18 Februari 2021. 

Kerusuhan berawal saat sekelompok warga Dayak menyerang rumah seorang warga Madura bernama Matayo, Minggu dini hari, 18 Februari 2001. Empat orang meninggal dunia dan 1 luka berat dalam penyerangan tersebut. 

Sontak aksi tersebut memicu serangan balasan dari etnis Madura. Rumah seorang warga Dayak bernama Timil di bakar, begitu pun rumah kerabatnya dan menewaskan penghuninya. Timil diduga menyembunyikan salah satu pelaku penyerangan.

Serangan balik terjadi dua hari kemudian. Warga Dayak pedalaman dari berbagai lokasi memukul balik penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok entis Madura. Menurut data Komnas HAM, kerusuhan antar dua etnis tersebut menyebabkan 400 jiwa meninggal dunia dari kedua belah pihak. 

Berita lain yang tak kalah menyita perhatian terkait kasus narkoba yang menjerat istri dari Ajun Perwira, Jennifer Jill. Diketahui, Jennifer kini telah menyandang status tersangka atas penyalahgunaan narkotika.

Jennifer Jill ditangkap Selasa 16 Februari 2021 di kediamannya di kawasan Ancol bersama barang bukti narkoba golongan 1. Polisi juga mengamankan Ajun dan anaknya. Namun, keduanya kini masih berstatus sebagai saksi.

Sementara itu, upaya Aulia Kesuma (45) untuk terbebas dari hukuman mati tak seperti yang ia harapkan. Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi-nya, pada 3 Februari 2021.

Aulia Kesuma adalah otak dari pembunuhan terhadap suaminya, Edi Candra Purnama (57). Bersama putranya Geovanni Kelvin Oktavianus (26), keduanya divonis hukuman mati karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana kepada suami dan anak tirinya.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Kamis, 18 Februari 2021:

2 dari 5 halaman

1. 2 Dasawarsa Kerusuhan Sampit, Konflik Antar-Etnis yang Berujung Tragedi

Malam di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, baru saja beranjak. Minggu dinihari, 18 Februari 2001, tepat pukul 01.00 WIB, sekelompok warga Dayak menyerang rumah seorang warga Madura bernama Matayo di Jalan Padat Karya. Empat orang meninggal dunia dan 1 orang luka berat akibat serangan itu, semuanya warga Madura.

Serangan yang diduga aksi balas dendam itu pun mendapat perlawanan. Pagi harinya, sekitar pukul 08.00 WIB, sejumlah warga Madura mendatangi rumah seorang Dayak bernama Timil yang diduga menyembunyikan salah satu pelaku penyerangan.

Saat itu Timil berhasil diamankan polisi, tetapi warga Madura yang tak puas langsung membakar rumahnya. Warga Madura yang marah juga menyerang rumah kerabat Timil dan menewaskan 3 penghuninya.

Selang beberapa lama, tepatnya pukul pukul 12.00 WIB, pasukan Brimob Polda Kalimantan Selatan sebanyak 103 personil dengan kendali BKO Polda Kalteng tiba di Sampit. Puluhan tersangka berikut barang bukti senjata tajam kemudian dibawa ke Mapolda Kalteng di Palangka Raya. Namun, situasi tak kunjung kondusif.

Sampai malam keesokan harinya, Senin 19 Februari, ditemukan sejumlah jasad di berbagai sudut kota di Sampit. Demikian pula dengan aksi penyerangan rumah serta pembakaran kendaraan. Kondisi ini membuat Wakil Gubernur Kalteng mengirimkan bantuan 276 personel TNI dari Yonif 631/ATG ke Sampit pada malam itu juga.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. 4 Fakta Terkini Usai Penangkapan Jennifer Jill Terkait Narkoba

Polisi menangkap artis berinisial JJ terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Belakangan diketahui ia adalah Jennifer Jill.

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap Jennifer Jill bersama suaminya yang juga artis Ajun Perwira serta anaknya di kediamannya kawasan perumahan elite di Ancol, Jakarta Utara.

"Dari hasil pemeriksaan sementara yang kami lakukan secara intensif sejak tadi malam hingga hari ini, satu orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka yaitu saudari JJ," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar di kantornya, Rabu, 17 Februari 2021.

Status Ajun Perwira dan Filo masih sebagai saksi. Hanya Jennifer Jill yang baru ditetapkan sebagai tersangka.

Saat penangkapan, Ronaldo menyebut pihaknya menemukan barang bukti berupa narkoba golongan satu. Ronaldo tak menyebut jenis narkoba secara detail.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Kasasi Ditolak MA, Aulia Kesuma Istri Bakar Suami dan Anak Tetap Dihukum Mati

Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh Aulia Kesuma yang diganjar hukuman mati karena melakukan pembunuhan berencana terhadap suami, Edi Candra Purnama serta anak tirinya Muhammad Adi Pradana (24).

Dengan adanya putusan dengan nomor register 8 K/Pid/2021 itu, Aulia Kesuma harus menjalani hukuman matinya.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Aulia Kesuma melalui kuasa hukumnya Firman Candra dan Ryan Sazilly melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi berisi permohonan keadilan atas vonis mati yang dijatuhkan terhadap dirinya.

Pengacara Firman Candra mengatakan, surat permohonan tersebut adalah upaya hukum yang ditempuh demi mendapatkan keadilan untuk Aulia Kesuma.

Korban Edi Candra Purnama (57) dan putranya Muhammad Adi Pradana (24) dibunuh dengan cara sadis, yakni diracuni, lalu dianiya, setelah itu jasadnya dimasukkan ke dalam mobil dan dibakar di daerah Sukabumi, Jawa Barat.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: