Sukses

Jokowi Kembali Divaksin Covid-19 pada 27 Januari 2021

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menerima dosis kedua vaksin Covid-19, pada 27 Januari 2021 atau 14 hari sejak suntikkan pertama. Hal itu terlihat dari kartu vaksinasi yang diterima Jokowi, pasca divaksin Rabu, 13 Januari 2021.

"Pada kartu vaksinasi Covid-19 atas nama saya ini tercantum jadwal pemberian suntikan vaksin berikutnya yaitu 14 hari dari sekarang," ujar Jokowi dikutip dari akun instagramnya @jokowi, Kamis (14/1/2021).

Menurut dia, kartu tersebut akan diberikan kepada masyarakat yang sudah mengikuti program vaksinasi Covid-19. Kartu vaksinasi ini memuat jadwal penyutikkan vaksin dosis kedua.

"Kartu yang akan diberikan kepada semua orang yang divaksinasi ini sekaligus pengingat agar tepat waktu menjalani vaksin kedua," jelasnya.

Seperti diketahui, Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal China, Sinovac. Jokowi mengaku hanya merasa pegal usai disuntik vaksin.

"Alhamdulillah, tak ada kejadian ikutan. Hanya ada sedikit rasa pegal," kata dia.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Targerkan 70 Persen Masyarakat Indonesia

Pemerintah sendiri menargetkan 70 persen atau 182 juta masyarakat Indonesia harus divaksin untuk mencapai herd immunity (kekebalan komunitas). Adapun setiap masyarakat akan disuntik vaksin sebanyak dua kali agar mendapatkan kekebalan maksimal.

Untuk program vaksinasi Covid-19 tahap awal, pemerintah memprioritaska tenaga kesehatan, TNI/Polri, aparat hukum, hingga guru. Selain untuk memberikan perlindungan kesehatan, Jokowi menyampaikan vaksinasi juga dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional.

"Vaksinasi Covid-19 ini penting untuk kita lakukan untuk memutus rantai penularn virus corona dan membeirkan perlindungan kesehatan kepada kita, kesehatan, keamanan kepada kita semua masyarakat Indonesia," jelas Jokowi melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 13 Januari 2021.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: