Sukses

3 Pernyataan Wakil Gubenur DKI Jakarta soal Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Liputan6.com, Jakarta - Biasanya, perayaan tahun baru dilangsungkan secara meriah, termasuk juga di Ibu Kota. Namun, pada 2020 ini tidak akan ada perayaan besar di DKI Jakarta.

Hal tersebut seperti disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza. Dia memastikan tak akan ada perayaan tahun baru 2021, saat pandemi Corona Covid-19 belum berakhir.

"Iya, pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan," kata Ariza saat dihubungi, Selasa malam, 17 November 2020.

Dia menegaskan, anggaran tengah difokuskan untuk hal lain, sehingga, tak akan ada acara meriah pada perayaan tahun baru.

"Pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan. Apalagi juga anggarannya tidak ada," ucap Ariza.

Berikut 3 pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkait perayaan Natal dan tahun baru 2021 di Ibu Kota dihimpun Liputan6.com:

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 5 halaman

Tak Akan Ada Perayaan Meriah

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria atau Ariza memastikan tak ada perayaan tahun baru 2021 secara meriah yang mengundang keramaian seperti tahun-tahun sebelumnya. Terlebih, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Iya, pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan," kata Ariza saat dihubungi, Selasa malam, 17 November 2020.

 

3 dari 5 halaman

Anggaran Difokuskan untuk Tangani Covid-19 dan Banjir

Ariza mengatakan, pemerintahannya tidak akan menyelenggarakan kegiatan besar-besar dalam perayaan tahun baru 2021. Mengingat anggaran tengah difokuskan untuk kepentingan penanganan Covid-19 dan banjir.

"Pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan. Apalagi juga anggarannya tidak ada. Sekarang fokus anggarannya untuk kepentingan covid dan banjir," kata dia.

 

4 dari 5 halaman

Perayaan Natal Tengah Dikoordinasikan

Untuk perayaan natal, Ariza mengatakan pihaknya masih akan mendiskusikan hal tersebut dikarenakan selain masih ada waktu, pihaknya juga perlu melihat berbagai faktor yang ada dan data khususnya soal Covid-19.

"Semua kebijakan yang diambil tidak bisa sepihak ya. Banyak faktor yang harus diperhatikan, kita lihat fakta dan data, kita koordinasikan dengan semua pihak, para pemuka agama, pimpinan tokoh agama, juga dengan pemerintah pusat, dan para pakar," ucap dia.

"Kita diskusikan bersama terkait baiknya ke depan. Dalam situasi seperti ini kita harus meningkatkan koordinasi, tidak mungkin memutuskan secara sepihak," sambung Ariza.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: