Sukses

Kasus Positif COVID-19 di Aceh Naik Drastis, Apa Sebabnya?

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kesehatan Aceh menyatakan peningkatan kasus COVID-19 secara drastis dalam tiga pekan terakhir akibat banyak masyarakat yang bepergian keluar daerah. Serta tidak disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif, mengatakan akhir-akhir ini banyak warga yang kembali ke Tanah Rencong dari luar daerah, dan masyarakat di daerah pun juga begitu longgar dalam mengantisipasi COVID-19.

"Masuk dari luar daerah dan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan," kata Hanif seperti dikutip dari Antara, Kamis, 2 Juli 2020.

Sejak kasus perdana COVID-19 di Aceh terdeteksi pada 23 Maret 2020 lalu, hingga kini Aceh telah mencatat sebanyak 86 kasus warga positif terpapar virus corona.

Dengan rincian 31 orang telah dinyatakan sembuh, tiga orang meninggal dunia, dan selebihnya masih dalam penanganan tenaga medis di sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 di Aceh.

Salah satu rumah sakit yang paling banyak menangani pasien COVID-19 yaitu RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, yang mencapai 54 pasien, diantaranya 25 orang telah sembuh, tiga orang meninggal, dan 26 orang sedang dirawat.

 

2 dari 3 halaman

Agar Tak Seperti Surabaya

Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin meminta warga untuk terus mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19, mengingat kasus meningkat drastis dalam tiga pekan terakhir.

"Jangan bandel, patuhi protokol kesehatan dengan sungguh-sungguh," kata Azharuddin.

Dia mencontohkan seperti Kota Surabaya yang situasinya terus terjadi peningkatan kasus COVID-19, sehingga, kata dia, rumah sakit juga tidak sanggup menampung pasien yang positif tertular virus corona.

"Surabaya saat ini tidak muat lagi rumah sakit untuk menampung yang positif, yang meninggal semakin banyak, semoga Aceh tidak mengalami demikian jika kita semua patuh," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: