Sukses

Komnas Anak: 37 Anak Berstatus PDP, 1 Meninggal Dunia Akibat Virus Corona

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, ada 37 anak menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) terkit Corona atau Covid-19 sementara 1 orang anak meninggal dunia dan 1 anak sembuh dari Corona.

"Data kami dapat dari beberapa kasus dilaporkan dan terkonfirmasi dari berbagai daerah kepada Komnas Perlindungan Anak," terang Arits menjelaskan temuan itu lewat siaran pers diterima, Rabu (22/4/2020) malam.

Arits mengatakan, banyak anak-anak berusia di bawah 18 tahun, bahkan 5 tahun yang terserang Corona.

Oleh sebab itu, penting bagi siapa pun untuk menaruh perhatian khusus pada anak dalam mencegah penularan virus ini.

"Adalah penting memberikan perlindungan bagi anak dan demi kepentingan terbaik baik khusus nya kesehatan anak sangat dibutuhkan gerakan nasional perlindungan anak dari serangan Pandemi Covid-19," jelas dia.

Berikut beberapa data yang diperoleh Arits seputar Covid-19 terkait korban positif, meinggal, dan sembuh:

1.17 April 2020: Seorang remaja WR usia 16 tahun berstatus pelajar SMP warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara dilaporkan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Deliserdang meninggal dunia karena positif terinsfeksi virus Corona. Jenazah WR sudah dikebumikan dengan menggunakan Protap Kesehatan Covid-19 di desanya.

2. Seorang remaja berusia 14 tahun di Kabupaten Banjar, Jawa Barat dinyatakan sembuh dari serangan wabah Covid-19 setelah korban mendapatkan pelayanan intensif dari rumah sakit.

3. 14 April 2020: Pelaksana tugas Dinas Kesehatan dan RSUD Kadungga Sangatta, melaporkan bahwa berdasarkan hasil rapid tes ditemukan seorang balita 10 bulan di Kutai Timur positif terinfeksi Virus Corona dan saat ini balita 10 bulan itu sedang menjalani isolasi di rumah dengan pengawasan.

4. Dinas Kesehatan di Kalimantan Timur juga melaporkan bahwa di Kaltim ditemukan 34 usia anak dalam kondisi PDP dan perlu mendapat penanganan yang serius.

5. Kabupaten Pulau Samosir dikabarkan sejumlah media di Pangururan ada seorang anak berusia 1 tahun dinyatakan positif terinfeksi pandemi Covid 19, namun tidak mendapatkan perawatan medis dengan baik dan memadai dari Dinas Kesehatan. Bahkan dikabarkam dua rumah sakit yakni RSUD Tarutung dan RSUD di saling lempar tanggungjawab dengan alasan tidak mempunyai ruang isolasi.

6. Seorang anak usia 1 tahun 6 bulan di Manado, anak yang dilaporkan terpapar virus corona dari ayahnya yang dinyatakan PDP virus corona terpaksa di isolasi di Rumah Sakit.

2 dari 3 halaman

Mandat Khusus

Arist meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memberi mandat khusus kepada KPA. Tidak hanya KPA, Lembaga Perlindungan Anak juga meminta hal serupa.

"Tujuannya agar kami dapat menyusun arah dan strategi kebijakan melawan pandemi Covid-19 dan arah perlindungan anak yang memppunyai perspektif hak-hak anak dasar anak," ujar dia.

"Kami dapat memberi masukan-masukan terhadap kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di masing-masing daerah khususnya anak yang berada pada zona merah," jelas dia.

Arits berharap, niatan pihaknya dapat membantu mendorong anak mempunyai sensitifitas khususnya saat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Karena sungguh-sungguh kami mengedepankan atau mengutamakan kepenting terbaik anak khususnya kesehatan anak," dia menandasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: