Sukses

Hingga Kamis 9 April, Pemprov DKI Gelar 35.083 Rapid Test Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Ketua II Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta Catur Laswanto menyatakan, hingga Kamis 9 April 2020. Pemprov DKI Jakarta telah melakukan rapid test virus corona atau Covid-19 terhadap 35.083 orang di lima kota administrasi dan kabupaten.

"Dengan rincian 1.027 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 34.056 orang dinyatakan negatif," kata Catur dalam keterangan pers, Jumat (10/4/2020).

Jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta terus meningkat. Saat ini jumlah tersebut mencapai 1.810 kasus dan data tersebut berdasarkan website corona.jakarta.go.id yang diakses Liputan6.com pukul 10.15 WIB.

Dalam website tersebut juga dituliskan jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 82 orang, meninggal 156 orang, yang masih mendapatkan perawatan 1.139 orang dan isolasi mandiri ada 433 orang.

Selain itu, jumlah yang masih menunggu hasil sebanyak 842 kasus. Kemudian sebanyak 1.017 kasus yang telah diketahui titik penyebaran berdasarkan kelurahannya dan sisanya 793 belum diketahui.

1.107 kasus yang telah diketahui tersebut tersebar di lima kota administrasi di Jakarta. Mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

2 dari 2 halaman

PSBB Dimulai

Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimulai pada Jumat (10/4/2020) pukul 00.00 hingga 14 hari ke depan atau sampai Jumat (23/4/2020). Kendati begitu, pelaksanaan PSBB masih dapat dilakukan perpanjangan.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan dengan adanya PSBB Jakarta, masyarakat diharapkan untuk berada di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah.

"Diharapkan untuk berada di rumah berada di lingkungan rumah, mengurangi bahkan meniadakan kegiatan di luar. Pada pronsipnya ini untuk memotong mata rantai penularan Covid-19 di mana Jakarta menjadi episenter," tutur Anies.