Sukses

Jubir Gugus Tugas Covid-19: Sudah 19.500 Orang Diperiksa dengan Metode PCR

 

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Pemenrintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan 19.500 orang secara akumulatif telah diperiksa dengan metode berbasis molekular real time atau PCR. Hasilya, pada hari ini terdapat penambahan kasus positif sebanyak 219 orang.

"Ini bukti di mana kita belum bisa mengaplikasikan arahan pemerintah dengan seksama, karenanya mari kita lebih patuhi bersama untuk memutus mata rantai Covid-19," kata Yuri di Graha BNPB Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Mengingat jumlah kasus yang terus meningkat dan penyebaran yang sudah mencapai 33 provinsi, Yuri juga menegaskan distribusi APD sudah dilakukan dengan baik. Hingga hari ini pengadakan APD sudah mencapai 769 ribu unit.

"Sudah kita bagikan 698.650 ke seluruh Indonesia dan kami sudah menerima laporan para dinkes provinsi dan gugus tugas di tingkat provinsi," jelas Yuri.

Selain APD, guna pengangnan para pasien Covid-19, lebih dari 300 rumah sakit rujukan juga telah ditunjuk dan telah dioperasionalkan dengan dukungan tenaga kesehatan baik dokter spesialis, umum perawat dan pendukung lainnya.

"Sampai dengan saat ini ada 18 ribu relawan medis dan non-medis yang sudah siap menanganani ini," imbuh dia menandasi.

Yurianto juga mengapresiasi jumlah donasi kolektif masyarakat sampai hari ini yang sudah mencapai angka RP 195 miliar.

"Kita apresiasi donasi yang telah diberikan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan seluruh penjuru dunia kepada gugus tugas Covid-19 untuk memaksimalkan menjalankan tugasnya, terima kasih," kaya Yuri.

2 dari 3 halaman

Amanah dan Tanggung Jawab

Yuri berjanji, kepada seluruh masyarakat Indonesia dan donatur, jika apa yang diterima negara untuk penanganan Covid-19 adalah sebuah amanah dan tanggung jawab.

"Amanah ini akan kita jaga sebaiknya, saat ini 27 provnisi dan 160 kab/kota telah membentuk Gugas Covid-19, mari bersama berintegrrasi memerangi Covid-19," jelas Yuri.

Dia juga berharap agar semua tak berhenti di sini, namun terus hingga berakhirnya pandemi Covid-19. Salah satunya dengan cara tetap sering mencuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker.

"Bekerja di rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah, seluruh kebijakan pemerintah dan usaha peerintah ini dibantu oleh seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha menjado faktor yang menguatkan," Yuri menandasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: