Sukses

Pemprov Jabar Sebut Rangkaian Pertemuan di Turki Berdampak Positif

Liputan6.com, Jakarta - Melanjutkan misi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, jajaran Pemprov Jabar bertolak ke Istanbul, Turki sejak 27 Februari 2020 lalu.

Di hari pertama, pihak Pemprov menyambangi Istanbul Grand Airport (IGA). Kemudian, di hari kedua ada pertemuan dengan Otoritas Istanbul Sabiha Gokcen (ISG) Internasional Airport.

Selain itu, Pemprov Jabar juga diterima langsung oleh Gubernur Istanbul dan ada beberapa pertemuan dengan para pengusaha di negara itu.

"Meeting dari kemarin, dan mereka sangat welcome. Menerima kita dengan baik. Bahkan Gubernur Istanbul," kata Kepala Biro BUMD dan Investasi Jabar Noneng Komara, usai beramah tamah dengan KJRI Istanbul, Jumat (28/2/2020) malam.

Dia menuturkan, kerja sama dengan Turki bukan hanya soal Bandara. Pihaknya siap dengan yang lain, karena Jabar sendiri memiliki lebih dari 40 BUMD, yang bergerak di bidang konstruksi dan lainnya.

"Kami mendorong untuk B to B (business to business). Karena itu tidak ada birokrasi yang terlalu panjang. B to B kami mempunyai SOP yang tidak terlalu jelimet," ungkap Noneng.

Menurut dia, masih banyak infrastruktur yang harus dibangun di Jabar. Yang bisa menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 800 triliun. Sehingga, jika dipaksakan menggunakan APBD, maka itu memerlukan waktu puluhan tahun.

"Mudah-mudahan, harapannya, setelah ibu kotanya pindah, rangking satu perekonomian Indonesia dari Jawa Barat," jelas Noneng.

2 dari 3 halaman

Memuaskan Pihak Turki

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Istanbul, Iman As'ari, yang terus mendampingi, mengatakan pertemuan yang dilakukan sangat memuaskan pihak Turki.

"Pertemuan yang dilakukan, dengan pihak penerbangan, dan Kadin dengan Kadin. Kami mendapatkan laporan dari kawan yang mendampingi tim Kadin, hasilnya juga memuaskan dan ada tim tindak lanjut," ungkap Iman.

Dia pun menuturkan, pihak Turki juga akan segera ke Jabar. Khususnya, bidang kontruksi, energi, dan pariwisata.

"Alhamdulillah membuahkan hasil. Tinggal bagaimana arahan Pak Gubernur untuk menindaklanjuti hasil-hasil. Investasi tidak masalah, tinggal bagaimana proposal dari Jabar yang mampu meyakinkan pengusaha," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: