Sukses

Pegawai KPK Minta Kejagung Tak Tergesa-gesa Menarik 2 Jaksa

Liputan6.com, Jakarta - Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk tak tergesa-gesa menarik dua jaksa KPK, Yadyn Palebangan dan Sugeng. Hal tersebut diungkap Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap.

"Kami berharap Bapak Jaksa Agung dapat menunda penarikan kedua rekan kami, Bang Yadyn dan Pak Sugeng, yang kinerjanya dinilai bagus selama ini di KPK," ujar Yudi dalam keterangannya, Selasa (28/1/2020).

Selain karena dianggap memiliki kinerja bagus, Yadyn dan Sugeng juga masih memiliki tanggungjawab sebagai penuntut umum di lembaga antirasuah. Yadyn dan Sugeng sejatinya mengakhiri masa tugas di KPK pada 2022.

"Penundaan (penarikan Yadyn dan Sugeng) itu diharapkan setidaknya hingga masa tugas mereka selesai di KPK, atau setidaknya hingga pekerjaan yang sedang ditanganinya selesai," kata Yudi.

Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo menarik dua jaksa yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satu jaksa yang ditarik ke Korps Adhiyaksa adalah Yadyn Palebangan.

Yadyn mengaku ikhlas dipulangkan ke lembaga asalnya meski masa tugasnya di lembaga antirasuah belum usai. Yadyn menyatakan, masa tugasnya di KPK selesai pada 2022.

"Saya ikhlas, mau ditarik atau dipertahankan (di KPK)," ujar Yadyn saat dikonfirmasi, Selasa (28/1/2020).

Yadyn meminta, sebelum kembali bertugas di Kejaksaan Agung, dia berharap diberikan kesempatan waktu untuk menuntaskan sebuah perkara yang tengah dia tangani sebagai bentuk tanggungjawab.

"Prinsipnya kalau saya ditarik, saya berharap selesaikan perkara dulu yang jadi tugas tanggung jawab saya di KPK," kata dia.

Yadyn berharap penarikan dirinya ke Kejaksaan Agung tak menimbulkan polemik yang berkepanjangan. Yadyn menyatakan mengapresiasi langkah Kejagung yang menarik dirinya.

"Kami mengapresiasi langkah Jaksa Agung terkait penarikan ini sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan Kejaksaan menuju Adhyaksa Emas 2020," kata Yadyn.

2 dari 3 halaman

Sedang Tangani Kasus Suap Komisioner KPU

Sebagai informasi, dua jaksa yang ditarik ke Kejagung adalah Yadyn dan Sugeng. Yadyn merupakan tim analisis kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR. Kasus ini menyeret sejumlah kader PDIP dan seorang Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Sementara Sugeng adalah ketua tim pemeriksa dugaan etik Firli Bahuri saat menjabat Deputi Penindakan KPK. Pemeriksaan etik berkaitan dengan dugaan pertemuan Firli dengan mantan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.

Saat pertemuan terjadi, KPK tengah menyelidik kasus dugaan korupsi divestasi saham PT Newmont. Belakangan, sebelum Firli menjabat sebagai ketua KPK, lembaga antirasuah menyimpulkan adanya dugaan pelanggaran berat yang dilakukan oleh Firli.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

  • Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga negara untuk memberantas tindak pidana korupsi
    Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga negara untuk memberantas tindak pidana korupsi
    KPK
Loading
Artikel Selanjutnya
Eks Pimpinan KPK Berharap Penghentian 36 Penyelidikan Diimbangi OTT
Artikel Selanjutnya
KPK Awasi Rekam Jejak Bakal Calon Kepala Daerah Termasuk Makassar