Sukses

Indriyanto Seno Adji: Kedatangan Hasto Bentuk Penghormatan PDIP pada KPK

Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap terhadap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Menanggapi hal itu, pakar hukum pidana Indriyanto Seno Adji menilai, kehadiran Hasto memenuhi pemeriksaan sebagai contoh baik dari warga negara dan pengurus partai yang menghormati dan taat hukum pada kelembagaan KPK.

"Kehadiran dan kedatangan Sekjen PDIP adalah bentuk penghormatan dan penghargaan PDIP kepada kelembagaan KPK sebagai institusi penegak hukum. Kehadiran ini contoh yang baik warga negara dan taat hukum," kata Seno, kepada wartawan, Jumat (24/1).

Menurut mantan komisioner KPK itu, proses pemeriksaan saksi merupakan sesuatu hal yang wajar, karena ini bagian prinsip menghargai penegakan hukum yang sedang dijalankan KPK.

"Kedatangan untuk pemeriksaannya, patut diapresiasi mengingat yang bersangkutan ini adalah figur publik yang jadi representasi parpol," tegasnya.

Sebelumnya, Hasto datang memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK pagi hari tadi.

Dalam kesempatan itu, ia menyatakan siap memenuhi tanggung jawabnya sebagai warga negara untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus suap dengan tersangka komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Hari ini saya memenuhi tanggung jawab warga negara dalam menjaga marwah KPK, memenuhi undangan untuk hadir sebagai saksi," kata Hasto, di Gedung KPK, Jumat (24/1/2020).

2 dari 3 halaman

Dicecar 24 Pertanyaan

Dalam pemeriksaan, Hasto mengaku dicecar sekitar 24 pertanyaan oleh tim penyidik. Dia mengaku sudah memberikan keterangan sebaik-baiknya kepada penyidik lembaga antikorupsi.

Dia juga berjanji bakal bersikap kooperatif terkait kasus dugaan suap terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.

"Ini sebagai tanggung jawab saya sebagai warga negara. Saya bersedia datang ketika dimintai keterangan oleh KPK. Pertanyaan sudah saya jawab semua, dan segala sesuatunya sudah saya lakukan termasuk menandatangani BAP (berita acara pemeriksaan)," kata Hasto.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
PDIP Buatkan Visi Misi Calon Kepala Daerah yang Diusung di Pilkada 2020
Artikel Selanjutnya
Megawati: Penjaringan dan Penyaringan Pilkada 2020 Terbuka dan Demokratis