Sukses

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Kemenkes Jaga Ketat Bandara dan Pelabuhan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sudah mengantisipasi masuknya virus jenis baru yang menyebabkan wabah SARS dan MERS mematikan dari Kota Wuhan, China Tengah. Terawan mengaku telah memerintahkan bawahannya untuk menjaga ketat jalur masuk RI, seperti bandara dan pelabuhan.

"Semua bandara, semua pelabuhan waspada,” katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/1/2019).

Terawan menyebut virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan itu sudah menyasar Bangkok. Bahkan, berdasarkan laporan terbaru hari ini sudah masuk ke Jepang.

"Ini warning terus. Saya giatkan karena itu penularannya paling cepat kalau model SARS kaya begitu,” jelasnya. 

Terawan mengaku belum mengatahui model penyebaran virus yang diduga disebabkan oleh virus corona tipe baru itu.

"Model pneumonia dari Wuhan itu modelnya yang mana kita belum tahu. Tapi paling tidak kita harus mewaspadai karena itu bisa berbahaya,” ucap Terawan.

2 dari 3 halaman

Virus Mematikan

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap lebih dari 50 kasus pnemonia di kota Wuhan, China Tengah, kemungkinan disebabkan oleh jenis baru dari virus yang menyebabkan wabah SARS dan MERS mematikan.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (9/1), WHO mengatakan, mereka membutuhkan informasi yang lebih lengkap untuk memastikan secara tepat jenis patogen penyebab infeksi, yang mana menyebutkan virus corona baru sebagai salah satu kemungkinannya.

Berdasarkan hasil laporan dari China Central Television (CCTV), pada 7 Januari, pihak laboratorium telah mendeteksi tipe baru dari virus corona.

Hal tersebut dikutip berdasarkan hasil tes patogen dari kelompok pakar penilaian awal yang lebih meyakinkan. Jenis virus pnemonia misterius ini telah menginfeksi puluhan orang dan membuat seluruh Asia waspada.

 

Reporter: Titin Supriatin

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Hadapi Virus Corona COVID-19
Artikel Selanjutnya
Penjara Diisolasi, WNI Pencuri 5.500 Masker di Hong Kong Belum Bisa Dikunjungi KJRI