Sukses

Zulkifli Hasan: Hasil Pemilu PAN Tak Sesuai Target, Tanggungjawab Saya

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau Zulhas mengaku dirinya aktor yang paling bertanggungjawab atas kegagalan PAN dalam Pemilu 2019.

Dia menyebutkan, PAN yang hanya menduduki posisi ke-7 dalam pemilu lalu merupakan tanggungjawab dia sepenuhnya.

"Tentu itu menjadi tanggung jawab saya sebagai ketua umum Partai Amanat Nasional karena sayalah yang diberikan mandat pada kongres yang lalu," kata dia di dalam acara pembukaan Rakernas V PAN di Hotel Millenium Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Menurut dia, PAN pada pemilu lalu menargetkan kursi legislatif sebanyak 60 kursi dan hanya mencapai 44 saja.

Menurutnya Pemilu 2019 lalu merupakan tantangan yang berat bagi PAN. Hal itu dialami kader PAN di lapangan. Terutama berbagai tekanan dari luar.

Misalnya saja mengenai hasil survei yang kerap menyebut partainya itu tidak lolos ambang batas parlemen. "Saya kalau ketemu Pak Amien, ketemu Mas Kris pasti deg-degan karena laporan survei PAN satu persen," ucapnya.

Bagi Zulhas hal itu seakan membentuk opini publik dan internal partainya itu.

Kendati begitu, Zulhas meminta para kader mensyukuri hasil tersebut. Dan ia juga mengucapkan terimakasih kepada para kader di daerah karena telah berusaha keras untuk mendapatkan 44 kursi parlemen.

"Dari 60 kursi yang kita targetkan. 60 itu kita lakukan secara saintifik. Tidak main-main kita bayar mahal untuk itu," tegasnya.

Zulkifli mengaku apa yang ia lakukan di dalam partainya akan ia pertanggungjawabkan.

"Saudara-saudara apa yang saya lakukan saya pertanggungjawabkan duni akhirat. Kepada saudara, kepada masyarakat, kepada Allah SWT," kata Zulhas.

Menurut dia sudah tidak ada lagi yang perlu diragukan baik terhadap dirinya maupun petinggi PAN lain. Karena menurut Zulhas, meskipun berbeda-beda secara pemikiran namun para petinggi itu memiliki semangat yang seirama.

"Pak Amien pendiri partai, guru kita, tokoh kita. Mas Tris senior kita. Tujuan kita berpartai sama tidak berbeda satu dengan yang lain," ujar Zulhas.

"Hanya memang saya dan Pak Amien ada beda cara saja," ia melanjutkan.

Dalam kesempatan itu Zulhas juga menekankan bahwa semangat pilpres telah usai. Saat ini adalah waktunya bagi sesama kader PAN untuk membangun partainya.

Zulhas sendiri dikabarkan tidak direstui untuk kembali menjabat sebagai ketua umum PAN oleh para pendiri partai itu. Menurut Pendiri PAN, Putra Jaya Husein, menyebut bahwa para senior PAN ingin ada perubahan kepemimpinan. Dia mengaku mendapat pengakuan langsung dari Amien Rais, Sutrisno Bachir dan Hatta Rajasa.

"Mereka (senior PAN) minta ada perubahan kepemimpinan. Konfirm ya one hundred persen, karena saya bicara langsung, bukan katanya katanya," kata Putra Jaya Husein.

Selain Zulhas, empat calon lain disebut bakal maju ialah Mulfachri Harahap, Asman Abnur, Bima Arya dan Drajad Wibowo. Husein pun menyerahkan kepada pemilik suara yaitu DPW dan DPD PAN diseluruh daerah.

"Biarlah kasih kesempatan peserta kongres menilai, dari 5 kandidat ini mana yang terbaik Jangan diancam, kalau di ancam dia gak bisa menilai nanti, kalau diancam hilang kemampuan untuk menilai," tegasnya.

 

2 dari 3 halaman

Jadwal Rakernas PAN V

Rakernas PAN akan menentukan tempat dan jadwal Kongres PAN V.

Menurut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas diperkirakan Kongres akan digelar antara Januari atau Februari.

"Yang kedua menerima masukan ide dan pemikiran tentang perbaikan-perbaikan materi Kongres selama lima tahun apa yang perlu kita sempurnakan dan apa yang perlu kita perbaiki," ucap Zulhas.

Hal itu dilakukan, kata Zulhas demi membuat PAN menjadi partai modern dan berkemajuan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PAN, Totok Daryanto meminta supaya acara kongres tidak dilaksanakan di tempat asal nama-nama yang digandeng akan mencalonkan diri sebagai ketua umum partai tersebut.

"Untuk menjaga agar pelaksanaan kongres itu benar-benar kongres yang menggembirakan," ucap dia.

Totok juga beralasan bahwa hal itu demi menghindari gesekan antara sesama kader PAN.

Kendati kata Totok kader PAN yang secara resmi mencalonkan diri sebagai caketum PAN belum ada namun ia beranggapan bahwa nama-namanya sudah banyak beredar.

Seperti Ketum inkumben Zulhas, Mulfachri Harahap, Asman Abnur, Bima Arya dan Drajad Wibowo.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pendiri PAN: Sudahlah Pak Amien Rais, Jangan Ikut Campur Kongres Lagi
Artikel Selanjutnya
Caketum PAN Asman Abnur Sebut Punya Hubungan Baik dengan Jokowi