Sukses

Bertemu PKS, Partai Berkarya Rencanakan Kerjasama untuk Pilkada 2020

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto pada Selasa 19 November 2019.

Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, PKS dan partainya berencana membangun kerjasama untuk Pilkada 2020.

"Kami juga berencana membuka kerjasama di pilkada. Partai Berkarya memperoleh lebih dari 160 kursi yang tersebar di DPRD Provinsi, Kabupaten, Kota. Ini modal dasar dan potensi yang kami syukuri sebagai partai pendatang baru," kata Sekjen Priyo pada wartawan, Senin (18/11/2019).

Priyo menegaskan PKS dan Barkarya belum berencana untuk berkoalisi. Namun, dia menegaskan, demokrasi Indonesia tidak boleh rusak karena banyak partai bergabung dengan koalisi pemerintah.

"Api demokrasi tidak boleh redup hanya karena banyak orang berduyun-duyun merapat kepada kekuasaan. Kualitas demokrasi mestinya tetap harus terjaga," tuturnya.

Mantan politikus Partai Golkar ini menegaskan, pertemuan dengan PKS hanya untuk berkomunikasi hal-hal ringan serta berbicara soal kebangsaan dan isu-isu terkini.

"Ada ide kenapa kedua belah pucuk pimpinan partai nggak ketemu saja? Saya lapor Ketum dan Mas Tommy Soeharto setuju memenuhi undangan PKS," ucapnya.

"Untuk berikutnya PKS yang ganti berkunjung ke Partai Berkarya. Dijadwalkan Selasa sore kami akan hadir di PKS," tandasnya.

 

2 dari 3 halaman

Bertemu di Markas PKS

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto.

Pertemuan itu rencananya dilakukan pada Selasa 19 November pukul 16.00 WIB di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

"Besok jam 16.00 di Kantor DPP PKS Jalan Simatupang," kata Ketua DPP PKS Pipin Sopian pada wartawan, Senin, (18/11/2019).

 

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pengaruhi Citra Partai, PKS Tak Bakal Usung Eks Napi Korupsi di Pilkada
Artikel Selanjutnya
PKS: Grasi Annas Maamun Tak Sesuai dengan Semangat Pemberantasan Korupsi