Sukses

Soal Gerindra Gabung Koalisi, Cak Imin: Tergantung, Mau Masuk atau Tidak

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ingin mendengar langsung pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto apakah bersedia bergabung dengan koalisi pengusung Presiden Joko Widodo. Sebab selama ini belum ada pernyataan resmi Prabowo ingin gabung dengan koalisi.

"Saya belum tahu Pak Prabowo mau berkehendak masuk atau tidak. Sampai hari ini, sampai detik ini saya belum mendengar satu kalimat pun dari Pak Prabowo untuk masuk koalisi," ujar Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/19/2019).

Cak Imin tidak mau komentar banyak karena belum ada sikap resmi Gerindra ingin gabung. Dia mengatakan, apakah PKB bakal menerima, tergantung bagaimana sikap Gerindra nanti.

"Tergantung Gerindra, mau ikut atau nggak," ucapnya.

Malam ini, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan mendatangi kantor PKB di Raden Saleh, Jakarta Pusat. Cak Imin mengatakan, pertemuan tersebut atas inisiatif Gerindra untuk melakukan silahturahmi.

Cak Imin menyebut, siap menyambut Prabowo dan menyajikan nasi kebuli. "Kita siap menyajikan sajian nasi kebuli untuk beliau, dan kita sambut dengan penuh kekeluargaan," ucapnya.

Wakil Ketua DPR itu mengaku tidak tahu apa yang akan disampaikan oleh Prabowo. Termasuk kemungkinan membicarakan kans Gerindra berkoalisi.

"Pokoknya yang disampaikan kepada saya akan silaturahmi, diskusi masalah negara masalah bangsa," kata Cak Imin.

 

2 dari 3 halaman

Silaturahmi Biasa

Sementara itu, menurut Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria pertemuan itu hanya untuk silaturahmi saja.

"Itu pertemuan silaturahmi biasa, pimpinan-pimpinan partai tokoh-tokoh itu kan sudah mentradisi selalu silaturahmi biasa sudah, apalagi kan urusan politik harus silaturahmi dong," kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10).

Riza mengatakan, pertemuan ini tidak ada kaitannya dengan Konferensi Nasional yang akan dilakukan Gerindra Rabu (16/10) mendatang. Kata dia, semua keputusan dalam konfernas adalah keputusan internal partai.

"Silaturahmi itu menjalin komunikasi koordinasi untuk kepentingan bangsa kan harus koordinasi," ungkapnya.

Reporter: Sania Mashabi dan Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Menhan Prabowo Tertarik pada Rudal dan Radar Swedia, Sinyal Akan Beli?
Artikel Selanjutnya
Menhan Ghana Bertemu Prabowo, Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan