Sukses

Ma'ruf Amin soal Susunan Menteri: Masih Disempurnakan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin menyebut untuk nama-nama menteri di kabinet periode 2019-2024 akan segera di umumkan. Dia menyebut saat ini masih di sempurnakan. 

"Nanti pada saatnya tunggu aja, pasti pada saatnya diumumkan past,i tapi sekarang masih di sempurnakan," kata Ma'ruf Amin di RSPAD, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019).

Sementara itu, untuk rencana pelantikan presiden dan wakil presiden Ma'ruf mengaku tidak memiliki ritual khusus.

"Pelantikan, persiapannya persiapan dilantik saja," jelas dia.

Sementara itu, MPR sebelumnya menyepakati jalan tengah penyelenggaraan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Minggu, 20 Oktober 2019.

MPR sepakat untuk mengusulkan pelantikan dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB.

"Akhirnya kita sepakat untuk mengusulkan nanti baik kepada kesekjenan, maupun protokol istana, baik juga kepada presiden untuk dilakukan pukul 14.00," ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo usai rapat pimpinan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 9 Oktober 2019.

 

2 dari 3 halaman

Ditetapkan Jam 14.00

Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih awalnya direncanakan digelar pada pukul 10.00 WIB. Namun, karena alasan pelantikan dilakukan pada hari Minggu, diusulkan dilakukan pada sore pukul 16.00 WIB. Sebab, ada masyarakat yang ibadah pagi dan berbenturan dengan car free day (CFD).

"Tapi ada juga wacana tadi kita diskusikan, kalau jam 16.00 WIB terlalu mepet dengan Maghrib," kata Bamsoet.

Namun, akhirnya diambil jalan tengah diusulkan untuk pelantikan presiden dan wakil presiden digelar pada pukul 14.00 WIB. Alasannya, car free day berakhir, ibadah pagi selesai, dan tidak mepet waktu salat.

"Kenapa, karena car free day berakhir jam 11, kemudian ibadah juga bisa selesai jam 12.00-an jam 1, kita juga yang muslim selesai salat zuhur, dan selesai upacara kita juga masih bisa salat ashar," kata Bamsoet.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Loading
Artikel Selanjutnya
Ma'ruf Amin Minta Kampus Islam Redam Penyebaran Paham Radikal
Artikel Selanjutnya
Ma'ruf Amin Minta UIN Banten Bangun Laboratorium Uji Syariah