Sukses

Golkar: Pembangunan Harus Ciptakan Keadilan dan Kesejahteraan

Liputan6.com, Jakarta - Partai Golkar mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar dan haluan pembangunan nasional. Nilai luhur yang termuat dalam Pancasila harus menjadi ruh pengambilan kebijakan strategis.

"Tujuan pembangunan nasional jelas disebutkan dalam Pancasila, yakni terciptanya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Jadi konsep pembangunan beserta turunannya harus diarahkan untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Pengarah Pendidikan Politik Partai Golkar 2019, Mujib Rohmat di Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Pendidikan Politik Partai Golkar diselenggarakan pada 28 dan 30 November 2019 di Merlynn Park Hotel, Jakarta. Acara pendidikan politik yang dibagi dalam dua angkatan itu, menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Mendagri Tito Karnavian, Menkeu Sri Mulyani, dan sejumlah tokoh lain.

Menurut Mujib, pemantapan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan harus diselaraskan dan dijalankan dalam teknis pengambilan kebijakan. Masyarakat luas harus mengingatkan kepada pemerintah agar kebijakan-kebijakan pembangunan yang kita rencanakan dan laksanakan tetap berpegang teguh terhadap nilai-nilai Pancasila.

"Jangan sampai nilai-nilai dasar yang menjadi panduan kehidupan berbangsa dan bernegara, yang seharusnya menjadi akar dan tujuan utama pembangunan luntur karena mengejar kepentingan sesaat yang mengedepankan kepentingan golongan saja,” tambahnya.

Pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila, kata Mujib, sangat urgent terus dilakukan ditengah maraknya politik identitas yang memecah belah bangsa. Pancasila merupakan perekat kebhinekaan dan perbedaan yang harus jadi kekuataan bangsa agar maju.

“Perbedaan-perbedaan merupakan keniscayaan bagi bangsa Indonesia, tetapi kita harus mampu menjaganya sehingga menjadi kekuataan untuk maju dan besar. Pancasila juga mesti jadi nilai bagi demokrasi substantif di Indonesia,” katanya.

 

 

2 dari 2 halaman

Peningkatan Peran Parpol

Partai Golkar akan terus berupaya mendorong agar nilai-nilai Pancasila aktual, dapat dipahami dan dapat dilaksanakan dalam berbagai kehidupan masyarakat, utamanya dalam proses-proses pengambilan kebijakan baik di lembaga eksekutif maupun legislatif.

“Dalam pendidikan politik ini dengan penekanan nilai Pancasila, Partai Golkar juga mendorong peningkatan peran partai politik dalam upaya pemantapan ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI," tandasnya.

Anggota DPR-RI dari dapil Jawa Tengah ini menjelaskan inti dari kegiatan pendidikan politik Partai Golkar 2019 merupakan bentuk dedikasi Partai Golkar untuk peningkatan demokrasi yang dapat substantif, memajukan dan menyejahterahkan masyarakat Indonesia.

Loading
Artikel Selanjutnya
Airlangga Hartarto Kembali Pimpin Partai Golkar
Artikel Selanjutnya
HEADLINE: Airlangga Kembali Nakhodai Golkar, Siap Rekonsiliasi dan Besarkan Partai?